Friday, December 10, 2010

貸してくれた映画

Dorama ini lucu bangeeeeet!! Lika-liku kehidupan percintaan yang dialami keenam orang peserta game Love Shuffle ini menyenangkan untuk disimak. Benar-benar menghibur. Love this!!
〝ただしゃべっていてんだら、壁にでも向かってしゃべってなぁ。〝

Seperti judulnya, film ini dari awal sampai akhir isingi bicara, bicara, dan bicara. Tentang seorang komedian yang terkenal payah dan nayris tak punya penonton. Namun dengan usaha keras serta pengalaman mengajari orang lain berkomedi, ia pun menjadi makin mahir. Bahkan komedian profesional yang ia kagumi pun sampai memujinya. Tapi gak seperti film lain yang banyak dialognya, film ini sama sekali tidak membosankan. Malahan menarik. Love it!
I have no feeling to this series. Sama sekali. Beberapa episode cukup menrik sih, tapi overall gak terlalu suka. Masih lebih suka ngikutin ceritanya How I Met Your Mother atau Rules of Engagement. And Glee! for sure. :P

Tuesday, December 7, 2010

27th

Dengan demikian resmi sudah teman saya yang galak itu berusia 27 tahun (lebih satu hari). :D Angka keramat nih bagi saya. Tapi tidak bagi dia...hehe. Dan setelah mengalami perang batin yang alot, akhirnya saya memutuskan untuk berada di Semarang saat hari ulang tahunnya demi merayakan hari istimewa itu berdua saja. (Bagi yang tau, jangan iri yah, fufufu...) Btw kenapa saya harus mengalami perang batin dulu sebelum akhirnya berada di moment ini? Karena saya harusnya berada di Jakarta saat ini untuk mengurus beberapa hal. Tapi, moment seperti ini hanya sekali setahun. Dan dia gak akan selamanya berusia 27. Makanya, saya pun memilih untuk tinggal dan menjalani birthday date bersamanya. (^-^) Gak sia-sia sih, acara seharian kemarin sungguh menyenangkan dan istimewa. Meski judulnya dia yang berulang tahun, tapi dia rela kami pergi makan di resto pilihan saya. Kemudian menemani saya berbelanja ini-itu. Padahal dia sedang gak enak badan juga. Giliran dia minta ditemenin nonton, eh tiketnya habis. Haha. Tunggu, ini kok jadi beneran berasa saya yang berulang tahun sih?!? Oya, dia sangat jarang loh bisa begitu menurut, tapi dia telah berhasil membuat saya terkesan dengan melakukan sesuatu yang saya minta dengan begitu sukarela. Saya tersanjung dan bahagiaaaaaaa... ♡ ♥ Well, pokoknya kami telah melalui moment yang sangat istimewa. Gak bisa ditulis semua di sini. Harusnya saya yang banyak melakukan sesuatu untuknya hari itu, tapi malah jadi kebalikannya. Terimakasih ya sayangku. :* Dan, selamat ulang tahun yang ke-27. Semoga segala kebaikan selalu menyertai. Amin. ♥



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Friday, November 26, 2010

NEW RELEASE

Okaaay, keindahan visual film ini mungkin memang lebih bagus jika ditonton dalam versi 3D yah. Sayang sekali aku menontonnya dalam versi 2D, jadi gak maksimal. Tapi kurasa keunggulannya hanya sampai di situ saja. Gak terlalu terkesan sama story-nya. Bi-a-sa-ba-nget, gampang ditebak seperti film kebanyakan. *rollingeyes*
"All good things...for those who wait."

Gak nyangka film ini ternyata fubn banget!! Ceritanya yang sengaja dibuat agak beda sama versi aslinya bikin ketawa dan nangis di saat yang bersamaan (halah)...hehehe. Karakter-karakternya juga fun. Sukaaaaaaa deh sama rambutnya Rapunzel! Meskipun demikian, yang membuatku jatuh hati pada film ini adalah Maximus the Kingdom Horse! Fufufu...kuda satu ini kocak banget. Amat sangat galak namun sebenarnya ia baik hati dan suka menolong. Kereeeeeeen banget deh pas dia lompat dari atas kastil waktu menyelamatkan Eugine. Dan karakter favorit keduaku adalah ibu angkatnya Rapunzel. Yes, her! Meskipun jahat, tapi dia kalau ngomong berirama. Sungguh indah. "Mother knows...best."
Ini dia salah satu film paling ditunggu tahun ini, Harry Potter and The Deathly Hollows Part 1, akhirnya tayang juga. Tidak terlalu banyak action seperti di film-film sebelumnya, tapi ceritanya cukup kuat. Tidak bisa membandingkan juga dengan bukunya sih, soalnya belum baca bukunya...huhuhu. Ohya, satu hal yang tidak berubah dari seri cerita Harry Potter ini adalah perubahan fisik secara drastis dari setiap karakternya. Pasti deh, pangling setiap kali nonton. Dan seperti kata orang-orang, film seri Harry Potter ketujuh ini memang yang paling bagus di antara seri sebelumnya. Mari kita tunggu The Deathly Hollows Part 2. Semoga gak terlalu lama.

Wednesday, November 17, 2010

MOVIES AGAAAAAIN!

Entah kenapa film Jepang yang satu ini kok kurang serem yah. Gak kayak film-film Jepang lain yang bikin gak berani nonton. Bahkan trilogi Ringu masih jauh lebih menyeramkan dari ini. Habisnya hantunya keluar siang-siang sih. Dan selain mulutnya yang sobek, penampilannya terlalu rapi untuk ukuran sesosok hantu. Not recommended.
Ahh filmnya mudah ketebak nih, siapa yang kira-kira bakalan mati juga gampang banget diduganya, kurang seru. Cerita kejar-kejaran waktu sama si penjahatnya juga kurang menegangkan. Menurutku bagian yang paling lumayan adalah endingnya. Pas si penjahatnya baru menyadari bahwa cavelar yang dipakainya dipasangi bom rakitannya sendiri di detik-detik terakhir. So so lah...
Apalagi yang ini, tiap mau minjam pastiiiiiii deh keluar. Untunglah filmnya bagus! Tentang penulis biografi seorang Mentri yang memiliki masa lalu cukup suram dengan berbagai kontroversi yang mengiringi karirnya dan juga tentang keterlibatan CIA serta pembunuhan-pembunuhan terhadap orang-orang yang dianggap membahayakan karirnya. Good story with good actors. Liked this.
Ini lagi. Mau minjam film ini aja kok ya ngantrinya panjang bener deh... Hmm agak biasa aja sih menurutku. Tentang sepasang suami-istri yang kena masalah akibat perbuatannya sendiri. Siapa suruh ngaku-ngaku jadi orang lain. Kena deh...heheh. Tapi asyik juga sih menonton aksi bodoh para bintang senior macam mereka ini. Meskipun film ini tetap tak ingin dianggap kuno karena memasang pemain senior dengan menyertakan Mark Wahlberg yang bertelanjang dada.
Satu lagi film drama nih. Hehe, ketahuan banget sih suka nonton film dengan genre kayak gini. Lucu juga filmnya. Dan agak sedikit bodoh tapi fun. Meskipun endingnya gampang ditebak sih. Btw aku bertanya-tanya juga sih kenapa ya kisah cinta yang unik selalu berlatar belakang Italia?!? Memangnya kisah cinta negara lain gak unik?
Sumpah, film ini kocak abis! Gak nyangka Om Willis bisa ngebanyol juga. Yaaah meskipun ceritanya dia ngebanyol sambil teteup jaim sih...hehe. Btw karakter polisi tuh kayaknya emang udah cocok naget yah buat Bruce Willis. Keren. Dan si tracy Morghan ini, dia beneran konyol dan lucu banget. Menghibur!
Rupanya ini bukan film tentang sepakbola biasa. Tapi juga menceritakan tentang perjuangan Nelson mandela saat meniti karir menjadi Presiden Republik Amerika Selatan. Morgan Freeman emang top deh kalo main film. Dia bisa memerankan semua karakter yang ia lakoni dengan baik, termasuk menjadi sosok Nelson mandela di film ini. Dan Mas Damon, menawan seperti biasa. Eh, kayaknya baru di film ini aja aku lihat dia berambut pirang. Lucu juga, hehehe...
Gara-gara DVD film ini rusak aku jadi terpaksa menyewa dari DVD rental deh, huhuhu. Tapi untungnya filmnya seru. gak nyesel deh. Keluarga ini sungguh-sungguh unik. Ayah yang suka menyebalkan berkolaborasi dengan ibu yang pemarah. Belum lagi si kakek yang pecandu narkoba dan si paman yang hopeless dan nyaris mati karena berusaha bunuh diri. yang paling seru adalah si anak lelaki yang mogok ngomong sebagai nadzar supaya bisa masuk sekolah penerbangan namun rupanya dia buta warna. Gara0gara itu dia jadi mau ngomong lagi deh...hiuhi lucu yah. Terakhir, si kecil berkacamata inii, ia berambisi menang dalam kontes Little Miss Sunshine. Dan kehebohan-kehebohan yang terjadi selama perjalana mereka menuju konter Little Miss Sunshine ini semuanya menarik. Sayangnya si kecil gagal dalam kontes itu. Aww...

Thursday, November 11, 2010

TIFFIE

Dan semua berawal dari insiden salamannya Tiffy dengan Mrs. Michele Obama. Entah siapa yang benar. Yang bersangkutan menyatakan kejadian itu merupakan 'kecelakaan' alias tidak sengaja. Beliau sudah berusaha menahan kedua tangannya supaya tidak bersentuhan dengan tangan Bu Obama, namun tangan First Lady USA itu terlalu maju ke depan dan "kena deh...", demikian yang dituturkannya dalam akun twitter beliau. Namun rekaman video yang menangkap adegan pada saat kejadian seolah mengungkapkan hal sebaliknya. Di video yang diunggah ke media sosial YouTube terlihat bahwa Tiffy DENGAN SENGAJA menjabat tangan Bu Obama. Maka seketika semua pun geger.

Komentar demi komentar, bahkan sindiran dan hujatan kepada Tiffy pun bermunculan di sana-sini. Bahkan beberapa orang dengan terang-terangan mention beliau dengan sindiran-sindiran yang bikin telinga panas. Satu kalimat sindiran yang mungkin paling kencang diteriakkan adalah, "Salaman sama Michele Obama mau, kok sama kita-kita gak mau? Hayo...". Sindiran itu berasal dari salah seorang jurnalis wanita Indonesia yang saat kejadian ada di tempat. Tak heran jika hal tersebut jadi dibesar-besarkan oleh banyak orang karena seperti yang sudah diketahui umum, Tiffy adalah penganut prinsip tidak menjabat tangan wanita yang bukan muhrimnya. Namun apa yang terjadi di istana Presiden pada kunjungan Mr. & Mrs. Obama itu sangat berlawanan dengan prinsip beliau. Tak heran juga kalau pada akhirnya yang bersangkutan pun jadi memberikan pembelaan atas dirinya.

Yah, memang agak berlebihan sih karena konfirmasi yang diberikan sampai panjang lebar. Tapi mungkin tak bisa disalahkan juga jika beliau jadi begitu karena hujatan-hujatan yang ditujukan kepadanya pun sungguh sadis. Bagaimanapun sulit untuk menentukan siapa yang bohong siapa yang tidak. Seperti apa kebenarannya, hanya beliau, Mrs. Obama, orang-orang yang melihat saat jadian, serta Tuhan saja yang tahu. Kita yang tahu apa-apa sebaiknya tidak perlu menghakiminya dengan hujatan. Apalagi sampai berlarut-larut dan terus selama berhari-hari seperti ini. Membosankan dan bikin eneg sendiri. Wallahualam. Apa yang terjadi biarkan saja. Mari kita sudahi dan hendaknya kejadian ini bisa dijadikan bahan pembelajaran dan introspeksi bagi kita semua. Salam.

Tuesday, November 2, 2010

MOVIES ON DVD

Ya ampun...tau gak sih butuh waktu berapa lama sampai akhirnya bisa minjam ini film?!? Tiap kai mau minjam pasti lagi out, alias dipinjam orang. Hufft. Dan untungnya penantianku untuk menonton film ini gak sia-sia. Ceritanya sweet. Mengungkapkan berbagai situasi yang nyata terjadi pada hubungan pria dan wanita. Film ini juga mengajarkan untuk tak tergesa-tega dalam menyimpulkan, mengambil keputusan, dan bagaimana seharusnya kita memperlakukan pasangan supaya hubungan berjalan baik. Dan mengingatkan bahwa berhasil atau tidaknya sebuah hubungan tergantung kepada apa yang kita lakukan. Rumput tetangga tak selamanya lebih hijau, jangan tergesa-tega mengambil keputusan karena itu takkan mendatangkan kebaikan. Pesan yang mendalam dari sebuah film drama percintaan yang melibatkan banyak pemain muda berbakat. Liked it.
Iki film karepe opo to yo...? Gak jelas banget deh ujung pangkalnya. Tau-tau begini, tiba-tiba begitu. Bikin ngantuk dan jatuh tertidur. Zzzzzzz. Eh tapi kalau mau lihat Brad Pritt jadi cowo melambai, ya inilah filmnya...hehe. Geli ah.
Bagus, akhirnya nemu juga ini film. Awalnya cerita film ini agak membingungkan, jadi rancu yang mana yang beneran mana yang tidak. Baru di setengah film terakhir, semuanya baru dibuat jelas, bagaimana duduk perkaranya. Bagus juga ini untuk meningkatkan daya konsentrasi, hehe. Good France movie.
Lagi-lagi karakter penjahatnya diperankan anak kecil nih. Dan bukan anak kecil biasa, tapi monster. Kirain film pembunuhan biasa, tapi ternyata pembunuhan oleh iblis. Sejenis Legion gitu deh, hanya saja lakonnya bukan malaikat.
Perasaan film ini kok cepat banget udah keluar DVD-nya yah. Padahal belum juga nyampe Semarang nih...huhu. Tadinya kupikir ini film komedi tentang hubungan si Jennifer Aniston sama Gerard Butler, tapi ternyata ada cerita tentang polisi mafia juga. Lumayan asyik sih buat ditonton.
Hisabisa J-Dorama da! \(^-^)/ Film ini udah lama juga kepingin nonton, eh baru kesampaian sekarang. Terimakasih ya udah meminjamiku film ini...fufufu. Gak beda dengan J-Dorama lainnya, film ini sungguh menyentuh dan menguras air mata. Huhuhu...mewek-mewek nontonnya, hahaha. Filmnya sweet banget deh, kalau suka film drama percintaan Jepang, wajib nonton!
Akhirnya keturutan nonton film ini. How I love to see those beautiful gowns, Versailles, and kingdom family's boring traditions...hehehe. Aku beneran baru tau loh kalau cerita tentang Madame Borjuis ini ada filmnya. Aku suka banget baca komiknya dulu. Dan jatuh cinta pada semua yang melekat di diri Ratu Marie Antoinette. Makanya aku excited banget ama filmnya. Tapi apa yang kulihat tidak sesuai dengan yang kuharapkan. *sigh Forget about the luxury and the blink-blinks. That was all ok. Tapi konflik yang seharusnya ada di film ini akibat kelakuan Marie Antoinette amat sangat kurang terrefleksi. Jadi gak berasa gejolak konfilknya. It's kinda "That's it?" that only I can said right after watched the movie. Not recommended. Next movie!
Danny Archer : "Sometimes I wonder, would God ever forgive us for what we've done to each other?"

Another great battle movie. Blood Diamond ini beneran bencana deh. Hanya gara-gara berlian, rakyat sipil dihabisi oleh para pemberontak dari orang-orangnya sendiri, anak-anak kecil ditangkap dan dijadikan prajurit pembunuh. That was sooo Africa. Kupikir film ini gak akan ada happy endingnya, tapi ternyata aku salah. Yah, meskipun Danny Archer (Leonardo DiCaprio) akhirnya meninggal...huhuhu. But awww how can I stop adoring you, Mr. DiCaprio?!? You're such the best young actor whom ever exist. Brilliant. Lagi-lagi Leo DiCaprio berhasil memerankan perannya sebagai prajurit yang berkhianat dengan baik. Dan satu yang jadi poin terpenting dan paling bikin aku kagum adalah kefasihannya berbicara Afican English alias bahasa Inggris dengan logat dan cara bicara khas Afrika. Kayak bunglon deh dia, bisa jadi apapun dan siapapun dengan bagus banget. I heart you, Leo DiCaprio!!!

"I'm really happy I met you. You know that?"
"Somebody pushing your buttons?"

Well, this movie has no ending. Endingnya cuma akan membawa fantasi kita to another new beginning. You know, that kind of movie. Kayak Time Traveller's Wife dll. Dan kenyataan ini sunggug tak kusangka-sangka. Kupikir film ini action drama tentang misteri sebuah box yang biasa aja, tapi ternyata lebih dari itu. Ada perpaduan science dan mistis di dalamnya. Hmm...sebenarnya kalau gak ada unsur mistisnya, film ini akan lebih bagus deh menurutku. Tapi tetap worthed lah buat ditonton. Not too bad.
Awalnya aku beneran gak ngerti film ini tentang apaan. Pas akhir film baru deh ketahuan kalau si Eli ini semacam orang yang diberi amanat untuk menyampaikan ulang isi Alkitab supaya manusia-manusia di masanya kembali mengingat Tuhan. Bagian paling menarik dari film ini menurutku adalah pas si penjahatnya membuka Alkitab yang berhasil direbutnya dari Eli dan mendapati bahwa Alkitab tersebut dicetak dalam huruf Braille. Dan saat itulah baru ketahuan kalau selama ini ternyata Eli adalah seorang tuna aksara. Aku sama sekali gak nyadar. Pantas saja indera penciuman dan pendengerannya luar biasa tajam. Fool me...hehehe.
"I want to be everywhere at once."
"Guido, do you think that so many will love you as I do?"

Hmmm film ini biasa banget yah. Drama musical yang isinya seorang don juan dan cewe-cewe setengah telanjang. Typical film bertema Italian. Ide cerita tentang sutradara film yang mentok kreativitas dan malah terperangkap dalam love affair dengan banyak wanita ini gak cukup bagus untuk membuatku terkesan. Tapi lagu-lagunya lumayan lah...

Friday, October 22, 2010

NEW MOVIES

This movie is freakin funny! Satu lagi film animasi yang worthed nih. Megamind, penjahat yang satu ini cukup cerdas. Suka. Karakternya juga lucu-lucu. Didukung pula oleh original soundtrack yang keren seperti Bad-nya Jacko, dan lain-lain, bikin nontonnya jadi semangat. Dan proyeksi gambar yang paling kusukai adalah kumparan awan hitam yang muncul tiap kali Megamind akan menampakkan dirinya, itu keren banget. Meskipun aku cuma nonton versi 2D-nya, tapi animasinya udah asli bagus jadi gak kecewa. Nice movie!
Okey, ladies...ada tiga cowok beken dipajang nih di film ini, pilih siapa? Paul Walker, Hayden Christensen, Chris Brown? Hehe... Harus kuakui aku gak bisa menghindarkan diri dari si beautiful eyes, Paul Walker. Tapi karakternya biasa-biasa aja sih. Beda ama Chris Brown yang actingnya terlihat amatiran tapi adegan pas dia lari-lari kabur dari kejaran polisi itu berhak diacungi jempol. Dia lincah sekali. Untuk sisi ceritanya sendiri sih yah lumayan lah, meskipun endingnya udah ketebak. Tapi kalau mau nonton aksi kejar-kejaran, film ini lumayan kok.
Okeee...aku memang belum pernah nonton film pertama dan keduanya. Tapi sah-sah saja kan aku menonton film ketiganya ini?!? And you know what, I liked it!!! I like their moves, the way they're dancing...awww. Makes me want to do that too. Hehe... Sejak nonton This Is It, aku belum nonton lagi film tentang dance kayak gini, dan film ini sangat menyegarkan mata. Terlepas dari kenyataan bahwa film ini sebenarnya gak perlu sampai disajikan dalam format 3D (meskipun efeknya terasa di beberapa adegan sih...) ya. Ahhh I love the "Broken Tango" session. Tarian-tariannya sangat sexy. Sukaaaaaaa... Another recommended movie deh ini. Buat teman-teman yang suka film tentang dance ini harus nonton, pokoknya. Hmm jadi penasaran sama Street Dance nih. Sayang gak diputar di Semarang. Oh, btw ngeliat (baca) terjemahan di sepanjang film tadi, aku harus berkomentar bahwa Nurrudin Ahmad tidak menerjemahkan kalimat-kalimat di film ini secara sempurna. Banyak kata yang diubah ke dalam bahasa gaul tapi malah mengganggu karena terasa tidak tepat. Sebagai contoh, dia menerjemahkan 'your boys' menjadi 'konco-mu', dan beberapa kata lainnya yang kurang dapat kuingat. However filmnya bagus. Nonton deh. Sementara itu aku berencana menyewa dvd film pertama dan keduanya, heheee...
Crap! The movie was coooolll! And it was totaly fun!!! Adegan tembak-menembak yang disajikan sejak awal cerita seru banget dan gak ngebosenin. Ceritanya yang tentang mantan agen CIA yang jadi target pembunuhan dikemas secara apik oleh DC Comics dengan disertai lelucon-lelucon ringan yang menyegarkan, karena yang 'ngelucu' Bruce Willis, bo'! Hehe... Lucu aja deh ngeliatin Frank (Om Willis) sang mantan agen CIA yang berwajah dingin itu jatuh cinta kepada Sarah. Dan hey, aku beneran takjub sama adegan ketka Om Willis turun dari mobil polisi yang masih berjalan untuk menembak si agen CIA yang memburunya, terus mobilnya berputar-putar tepat di sampingnya. Uwaaaaaaa...itu keren bangeeeeeeettt!!! Top deh. Recommended pokoknya. Serunya dapet, fun-nya juga dapet. Another good movies from DC Comics.
Banyak yang bilang ini film yang membosankan. Tapi ada juga yang suka. Mau seperti apa kesan yang didapat tentang film ini, menurutku tergantung dari sudut pandang masing-masing. Kalau aku sih, aku hanya mencoba masuk ke dalam esensinya. Bukan semata-mata memperhatikan Liz bepergian kesana-kemari (karena itu bisa jadi poin yang membosankan), tapi KENAPA Liz melakukan perjalanan-perjalanan itu. Dipandang dari sisi drama, aku merasa kasihan pada Liz yang begitu kesulitan mencari jatidirinya sampai harus melakukan perjalanan ke tiga negara seperti itu. Tentang bagaimana ia patah hati, bagaimana ia hilang kepercayaan terhadap orang lain, bagaimana ia takut berkomitmen, dan betapa tersesatnya ia akibat hal-hal tersebut. Dengan esensi cerita seperti itu, film ini mungkin bisa jadi film yang mengharukan jika kita tak perlu dimanjakan oleh hura-huranya. Dan entah kenapa momen-momen sedih di film ini menurutku sama sekali gak terasa. Tak dapat membawa emosi penonton masuk ke dalamnya. Kenapa yah?!? Tapi perlu diakui, aku cukup menikmati scene Italia. Adegan-adegan tentang 'berbicara melalui tangan' menurutku benar-benar lucu. Tapi yah, scene India memang membosankan. Dan scene Bali, how I love the beaches and the greens. Tapi bahkan penampilan Christine Hakim tak membantu scene ini jadi lebih menarik. Well, entahlah yah...film ini gak bisa dibilang bagus tapi keterlaluan juga kalau dibilang jelek. Oh baiklah, bilang aja filmnya biasa-biasa saja. Fin.

Tuesday, October 19, 2010

YEAR OF THE GENTLEMAN

Beberapa hari lalu, pas iseng-iseng baca blog-nya Prita, aku dapat info dari postingannya bahwa Ne-Yo bakalan datang untuk live concert di Indonesia! Uwooooooow.......that would be so coooooool!!! Aku mau nontooooon! Gak pake lama, langsung browsing-browsing, cari info kapan dan di mana acara bakal digelar. Live concert bakal digelar 18 Desember nanti di Istora Senayan. Dan aku tai pagi dapat kabar dari Prita kalau pre-sale ticket-nya udah bisa dibeli mulai hari ini!!! Tapiiiii...gak bisa online, harus datang langsung ke tempat penjualan di Jakarta. Dem. Aku pas gak lagi di Jakarta dan kabarnya pelayanan pembelian tiket cuma sampai jam 5 sore ini!!! Huaaa...bagaimana ini...aku terancam gak bisa dapetin tiketnya donk kalau gini...! HELP!!! T^T

DVD

Nonton film ini entah kenapa jadi ingat The Faculty. Padahal jelas-jelas penyebab pembunuhna masalnya berbeda, tapi menurutku agak-agak mirip sih. Bagian endingnya bisa dibilang udah ketebak, gak ada yang spesial. Kecuali karena ada Zooey Dechanel yang cantik dengan onepiece-nya yang selalu lucu-lucu...hihihi.
Film apapun itu, yang melibatkan anak kecil sebagai penjahat (psikopat)-nya pasti menegangakan. Cukup lah yah untuk film ini. Tapi aku masih jauh lebih menyukai Orphan. Lebih mencekam.
Baiklah, adakah yang bisa memberitahuku, film ini sebenarnya ngomongin apaan sih?!? Dari awal sampai menjelang akhir film aku sma sekali gak menangkap apa isi ceritanya. Cuma adegan baku tembak doank nih isinya. Sangat membosankan, sampai-sampai membuatku jatuh tidur di menit-menit terakhir.
Biar bagaimana pun yang namanya mummy kalau bentuknya gak kayak mummy Mesir, tetap aja kurang berkesan dan kurang menyeramkan. Suka sih melihat ada Jet Lee di film ini, tapi ceritanya kurang kalau dibandingkan dengan film pertama dan kedua.
Sumpah yah, ini film kocak abis! Bener-bener idiot deh. Satu lagi film produksi Bollywood yang berkualitas. Meskipun sepanjang cerita isinya becandaan terus, tapi aku suka banget pas si Amir Khaan bilang, "Jangan mengejar kesuksesan. Jadilah insinyur yang baik, maka kesuksesan akan mengikuti." Pintar!
Okeee...film ini beneran berdarah-darah ya. Serem. Nontonnya sambil merem-merem nih...huhuhu. Aku takut darah, jadi gak cocok banget nonton beginian. Lagipula ceritanya kurang berisi ah. Eh tapi aku suka penampilannya Rain pas rambutnya diikat ke belakang seluruhnya, terlihat rapi. Hehe...komentarku sering kali jatuh ke hal-hal yang kurang penting yah.

Friday, October 15, 2010

FAVORITE

Here's my favorite picture of my favorite niece with her favorite food. She's cute, doesn't she? And hey, she's a little bit looks like a...favorite Korean little girl, don't you think? (^-^)
Aunty misses you a loooooooot, baby Ifa!

Tuesday, October 12, 2010

INDONESIAN

Filmnya baguuuuuuusss!!! Gak nyangka filmnya akan sebagus ini. Ceritanya yang menyentuh serta didukung oleh karakter yang kuat dri masing-masing tokoh berhasil membuatku menitikkan air mata hampir sepanjang film diputar...huhuhu. Udah lama nih gak nonton film drama buatan anak negeri yang berkualitas kayak gini. Salut deh sama Om Rano Krno atas scenario yang top dan pemilihan pemain yang tepat. Dan meskipun ini cerita drama, namun adegan-adegan lucu yang tak lupa disisipkan ke dalamnya mempunyai kadar yang pas sekali. Pokoknya suka deh sama film ini. Very recommended! :D
Errr...jangan tanya deh kenapa aku tiba-tiba memutuskan untuk menonton film ini. Aku tak punya alasan apa-apa, cuma asal pilih dan langsung merasa menyesal sejak menit pertama sampai dengan filmnya selesai...huhu. Aku sangat tidak terhibur dengan segala yang ada di film ini. Tidak dengan komedinya, tidak dengan para pemainnya, maupun properti yang dpakai. This movie was sooooo...nah, nevermind.

Monday, October 11, 2010

気持ち悪い

私はね・・・
もうここにいたくないよ~
部長さんは毎日、毎日怒ってますので、どんどんいやになっちゃうわ!
ごめんなさい、私はこんな雰囲気でなかなか仕事できないよ。
いやだよ。やめたいよっ!!

Sunday, October 3, 2010

DATING MOVIES


Okay, akhirnya ada waktu lagi untuk nonton film. Senangnyaaa...\(´▽`)/ Film pilihan pertama kami weekend kali ini adalah Legend of the Guardians : The Owls of Ga'Hoole (3D). Hehe, agak anak-anak yah. Tapi filmnya bagus kok. Dan aku gak perlu berkomentar terlalu banyak soal kualitas gambar 3D-nya bacause it was good. Secara cerita juga aku suka. Kesannya jadi berbeda karena ceritanya dimainkan oleh karakter burung hantu yang lucu-lucu...fufufu. Hmm sepertinya saya gak usah bercerita banyak-banyak yah, takutnya nanti jadi spolier karena siapa tau banyak yang belum nonton...hehe. Tapi recommended kok untuk mengisi weekend teman-teman sekalian. Selamat nonton! :D


Nah, kalau film kedua ini, kuakui aku telat banget baru nonton sekarang...hehe. Habisnya kemarin-kemarin sibuk terus. Dan mumpung ada yang nemenin juga, akhirnya kesampaian deh nonton film yang banyak mendapat pujian ini. (Meskipun yang menemani beneran cuma menemani ya, karena dia tidur selagi saya menonton filmnya...hufft) Gak salah jika film ini mendapat banyak pujian. Cerita dan karakter-karakter dalam cerita dimainkan dengan bagus oleh para aktor dan aktrisnya. Dan saya sukaaaaaaa banget sama sinematografinya. Standing applause untuk mas Hanung Bramantyo. Film ini digarapnya dengan penuh totalitas. Seimbang lah dengan biaya 12M yang telah dikeluarkan. Berkat film ini juga pengetahuan saya tentang sejarah Islam di Indonesia bertambah. Semoga film-film Indonesia berkualitas seperti ini makan banyak diproduksi. Jangan cuma film-film 'semi-blue' saja yang merajalela di bioskop-bioskop kita. Hai para produser film lokal, dengarkanlah jeritan kami para penonton yang haus film lokal berkualitas ini...huhu. This film is kinda Indonesian movie of the year. Two thumbs up!!! :D



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Saturday, October 2, 2010

REMEMBER ME

Akhirnya bisa kembali ke blogger. Udah sebulan gak menyambangi blog-ku saking sibuknya... Sampai-sampai postingan sebelumnya pun masih belum bisa diposin gara-gara gak sempat, hiks.

Btw lama gak blogging, aku malah posting film yang harusnya udah berbulan-bulan lalu diputar tapi nyatanya baru beberapa minggu terakhir ini diputar di bioskop Semarang...huhu, nasib.

Pas film ini (akhirnya) diputar di sini, aku tadinya udah gak kepingin nonton, tapi akhirnya kusamperin juga. Ternyata tidak mengecewakan. Apalagi endingnya yang disambungkan ke peristiwa 11 September 2009. What a sad ending.

Acting si tampan Robert Pattinson sebagai anak broken home ok juga nih. Lebih bagus daripada di Twilight, menurutku. Wajahnya yang terkesan selalu sedih itu juga keren dan meyakinkan.

Aku sama sekali gak punya pengetahuan apapun tentang film ini jadi cukup terkejut bisa melihat penampilan Pierce Brosnan di sini. Actingnya sebagai seorang ayah yang keras akibat kesedihan kehilangan putranya bikin terharu... Ah aku selalu mudah terharu tiap ada cerita tentang ayah. Hehe...

Yang jelas, film ini membawa pesan yang mendalam tentang cinta.

It's not only about remember the people you love. But the things we got to do are love your family, love your couple, and love your self. That the most important thing is, tell them you love them. Say it before everything's getting late. Because you'll never know when you're gonna die...



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Monday, September 20, 2010

FAMILY TRIP : JOGJA

Berpose di SPBU pertama tempat kami beristirahat...hahaha.
Berhenti sejenak menuju Kaliurang
The 'Urang' statue at Kaliurang
The kids
Konna midori ga sukiiiiiii~
On the train :D
Uwaaa...kirei!
Menemani anak-anak naik kereta-keretaan...woohoo!
Tired but haaappyyyyyyy...! (^-^)

Sedikit foto hasil perjalanan singkat kami sekeluarga ke Yogyakarta. Gak banyak tempat yang sempat disinggahi, tapi senang banget karena bisa jalan-jalan bareng sekeluarga kayak gini. Momentum yang amat langka mengingat beberapa anggota keluarga hidup terpisah di luar kota dan ada pula yang tinggal di lain rumah karena telah menikah. (^-^) What a nice trip! I looove my family!! :)