Saturday, March 31, 2012

送別会

Last supper with our beloved handsome Boss @ Izummi
Autoparts Division Members kinen shasin desu (^-^)

Yesterday is our CMC last day work in TTI Autoparts Division. He's moving to another division in head office, starts from April 2nd. :((


Ini looohh Boss ganteng yang sering kami sebut-sebut ituh, Aoyama san. :)) Kemarin hari terkahir beliau di divisi kami, Autoparts. Mulai April, beliau pindah ke Project Planning Division di HO Mid Plaza. Agak lebay sik, foto-foto bareng, speech, dan bikin farewell party...hehehe. Tapi, tapi , tapiii bagaimana pun bakal jarang ketemu beliau lagi..


Gak kerasa banget, baru setahun lebih sedikit sejak aku bergabung di Autoparts dan mengenal beliau sebagai superior yang baik, lembut, super polite dan uber handsome. X)) Dan sebenarnya gak terlalu sering kontak langsung sih, karena beliau sibuk dan suka jarang kelihatan di kantor. Baru beberapa minggu ini aku jadi sering kontak langsung gegara ada problem besar ama customer. Jadi beliau harus turun langsung buat bantu. Dan jadi sering dimarahi juga, ehehe... Tapi bagaimana pun, beliau sangat membantu. Dan aku jadi belajar banyak. :) Thanks for everything, Boss. I've learned lotta things from you. And many thanks for your great support, especially for uhmm you know what. X)) Let's be in touch. Until we meet again! :)

Friday, March 9, 2012

PASTA de WARAKU

Wafu Kimchi PepperonSpicy Prawn Carbonara
Salmon Mushroom Pizza
Oreo Parfait


It's pasta timeeeeeee! Setelah beberapa waktu lalu nyobain makan di Pasta de Waraku PIM, minggu lalu nyobain makan siang di Pasta de Waraku GI. Bingung yaaa mau makan yang mana, every dish looks yummy. X) Akhirnya nyobain deh tuh Wafu Kimchi Pepperon. Uhh well, I don't like kimchi, honestly. So for me it was...yeah. Dan gak pedas sama sekali meski menu ini masuk di kelompok hidangan pedas, huhu. Lanjut ama Spicy Prawn Carbonara which is sooooo delicious! Udangnya renyah, saus carbonara-nya bikin nagih. Gurih dan lembuuuuutt. :9 Lagi-lagi gak spicy seperti judulnya, tapi aku suka banget. Mau mau lagiiiii! Hehehe... Belum kenyang makan pasta, nambah mini pizza. Hahaha... Dan pilihan jatuh ke Salmon Mushroom Pizza ini. Enaaaaaaakk!! Tapi tortilla-nya super tipis gak sih? Hehe... Sayang aku udah terlanjut pesan dessert, jadi gak bisa makan pizza-nya banyak-banyak deh. And anyway I don't have any comment for my dessert, Oreo Parfait. So so lah ya, vanilla ice cream dengan potongan biskuit oreo dan saus cokelat gitu deeeh. Yang jelas ngelihatin gambar-gambar pasta ini aku jadi laparrr... Bisa gak delivery order pastanya ke Cibitung? Hahaha...

MOVIEEEEESS!!


Siapapun yang berniat nonton film ini, segera batalkan niat Anda! Seriously, rasanya aku gak pernah nonton film horor yang ngebosenin kayak gini. Kalian yang mengira akan melihat penampakan-penampakan di sepanjang film ini, siap-siaplah kecewa. Sepanjang film isinya ngobrol doank booo'! Spoiler yah, hantunya baru muncul kurang lebih di 10 menit sebelum filmnya berakhir donk. Dan emang nyeremin sik hantunya (sampai ngumpet ke si mas), tapi...bahkan ending-nya pun mengecewakan. Beberapa hal gak jelas, nanggung, ganjil. Tapi aku malas ngebahasnya...heuheu.


Best Indonesian action movie everrr! Setidaknya itu menurut pandapatku. Sinematografinya layak diacungi jempol. Apalagi aksi baku tembak dan sambit-sambitannya, keren. Darah di mana-manaaa...huehehe. Salut deh pokoknya buat Iko Uwais dan Yayan Ruhian sang fight choreographers. Meski demikian, rasanya kalau ngomongin film ini gak perlu ngebahas story-nya ya. Cerita tentang sekelompok anggota SWAT yang melakukan penyerbuan ke markas mafia narkoba lalu akhirnya malah terjebak di sana, kurasa gak istimewa. Fight-nya sik yang menonjol. Meski tak bisa dipungkiri, beberapa scene bikin emosi saya sempat up-down, hehe... Senang bisa menikmati film bagus karya anak bangsa. Salah satu film terbaik yang saya tonton sepanjang tahun 2012 ini deh. Dan aku udah gak sabar menantikan sequel-nya! :) Satu prestasi tersendiri berhasil nonton film ini sendirian, SENDIRIAN. Catet. Dan kebayang donk gimana rasanya...huhuhu. Meski di kanan-kiri saya ada penonton lain, teteup aja yaaa. Dan yah, dari awal film ini udah bikin bulu kuduk berdiri. Gimana engga kalau belum apa-apa kita udah disuguhi adegan tiga anak perempuan berwajah boneka yang tiba-tiba loncat dari atap setelah melihat bayangan si "wanita berpakaian serba hitam". Oops, spoiler. Intinya sih...setiap orang yang melihat si 'wanita' ini, maka akan ada kejadian sadis yang menimpa anak-anak kecil di sekitar si pelihat itu. Seram yaaah, dan itulah yang menimpa si Daniel Radcliffe ini. Sebelum saya ber-spoiler lebih jauh, buat pecinta film horror, nonton deh. Not bad, lumayan bisa bikin jejeritan. Dan buat yang penakut, kalau mau nonton bawa pacar/temannya ya, hehehe...


It's Thai movie agaiiiiin~ Nonton film ini berkat tiket gratisan dari teman nih, hehe... Ceritanya lucuuuuu! Romantis tapi juga bikin ngakak abis deh. Apalagi kalau ngeliatin pemerannya yang cakep-cakep, hehe...kalau kata temanku, "ceweknya lucuk". She is! But hey, is it just me or the casts more looks like Korean?!? But anyway, buat yang punya hubungan beda usia (ceweknya lebih tua dari cowoknya) dan gak ngerasa pede, coba deh nonton film ini, biar ada sedikit pencerahan. Nice movie! So, what's next? :) Next, Hugo (in 3D)...woohoo! Butuh perjuangan loooh cuma buat nonton film ini. Hehe... Pas kepingin nonton, pas si Roy ngajakin nonton rame-rame. Dan lagi-lagi aku nonton tanpa baca review-nya. Setengah sengaja sih, karena lebih kepingin mencerna ceritanya pas nonton. Never thought that it's a sad movie. Kenapa yaaah, film tentang ayah tuh selalu bikin nangiiiiiss! Tapi inti dari film yang menggambarkan penghargaan terhadap film dan maker-nya ini bagus banget. PLUS, setting-nya di Paris (kyaaaaa~), di stasiun. Which is stasiunnya bagus bangeeet yah di sana. Mungkin ini disebabkan juga oleh cinematografi yang indah. Yang istimewa dari film ini selain dua hal tadi ya tentunya kemunculan Jude Law yang ganteng seperti biasanya, hihi. Dan juga si Chloe Grace Moretz, yang kuingat sebagai vampir cilik di film Let Me In. Dan entah karena nonton versi 3D atau apa, nonton film ini kok berasa nonton animasi ya?!?
Setelah lama gak ke bioskop, aku kembaliiiii untuk menonton film lagih. Dan film yang beruntung itu adalah The Artist. Yeap, film pemborong piala Oscar 2012 itu. Awalnya agak pesimis bakal ngerti ama ceritanya hahaha... Secara film bisu gitu yah. Pertama bisu kedua yang pernah kutonton selama hidupku selain filmnya Charlie Chaplin. :D Tapi ternyata filmnya sangat mudah dicerna dan dimengerti. Suka ide dan jalan ceritanya tentang prinsip dan idealisme, serta setting-nya yang gak klasik, setting tahun 1920-an. Adorable!! Dan semua properti ama kostum yang dipakai di sini, perfect. Khas tahun 20-an banget. Termasuk wajah si Jean Dujardin yang asli jadul abiiiiiiiss. It's amazing how Gavin Wiesen can make a perfect visualization of 20's and how the actors deliver the story without talking. Good movie indeed. :)