Saturday, May 21, 2011

The 25th

Yes, now I'm officially 25th years old. Oh nooo... XD Usia makin bertambah saja nih. Otomatis beban juga bertambah. Udah bukan saatnya bermanja-manja. Harus makin dewasa yeuh.

Dan meskipun ini ultah pertamaku jauh dari rumah, gak ada pesta atau perayaan apapun, tapi aku cukup bahagia karena sejak dini hari tadi sampai jam segini berbagai ucapan selamat serta doa tak kunjung berhenti dikirimkan teman-teman dan saudara kepadaku. I'm sooo blessed! :') Terimakasih ya semuanya... Untuk kamu juga, terimakasih atas doa yang sangat manis.

Terimakasih banyak Allah, atas semua rezeki dan anugerah yang telah dilimpahkan kepadaku sampai dengan hari ini. Jagalah aku selalu di jalan-Mu. Semoga usia yang kini menginjak seperempat abad ini berkah. Bermaanfaat bagi diriku, keluargaku, teman-temanku, bangsa dan negara. Amin ya Robbal'alamin... :)

Monday, May 16, 2011

TANDA TANYA "?"

"Wooo...Cino!!" (Cina-red)

Apa kabar Blogger? Shibaraku ne! (^-^) Kesibukan ini-itu beberapa minggu terakhir beneran bikin gak sempat nge-blog euy. Udah keburu basi kali ya kalau sekarang aku posting review film Tanda Tanya ini, huehehe...tapi biarin deh.

Film bersetting Jawa ini (Semarang lebih tepatnya) cukup bagus dan layak tonton, menurutku. Makna 'berbeda' yang ingin ditampilkan Hanung Bramantyo cukup mewakili. Meskipun film ini banyak menerima kecaman karena dianggap membelokkan agama atau apa, tapi menurutku pribadi, semua itu tergantung bagaiman penonton menyikapinya. Kalau saya rasa sih sang sutradara hanya berniat menunjukkan kepada kita semua bahwa apa yang tampak di film ini adalah nyata. Salah satu potret nyata kehidupan.

Bahwa di luar sana memang benar ada wanita muslimah yang bekerja dengan orang-orang yang tidak seiman dengannya. Bahwa memang ada umat Muslim yang memilih untuk meninggalkan agamanya dan memeluk agama lain karena keyakinan. Bahwa memang ada orang-orang yang masih rasis, membeda-bedakan perlakuan berdasarkan ras dan golongan. Film ini membukakan mata kita bahwa ada begitu banyak perbedaan dan hal-hal yang mungkin tidak masuk akal namun sungguh terjadi di tengah-tengah kita. Dan semua itu bukanlah alasan bagi kita untuk mencelakakan orang lain. Apalagi itu 'hanya' karena kita berbeda agama, misalnya.

Kita harus melihat bagaimana tokoh Soleh (Reza Rahardian) diceritakan sangat rasis dan menghindari kontak dengan orang-orang yang tidak seiman dengannya atas dasar keyakinannya pada agama yang dipeluknya, namun akhirnya demi kewajiban, ia pun rela mengorbankan nyawanya sendiri. Demi banyak orang yang tidak seiman dengannya. Dari sini kita bisa belajar untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada di antara kita. Jangan jadikan perbedaan yang ada sebagai penghalang bagi kita untuk hidup berdampingan dan menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia. Gambaran di film ini menjadi salah satu bukti bahwa kita semua bisa hidup berdampingan dan saling mencintai meskipun kita berbeda agama, ras, suku, dan golongan. Jadi...masih pentingkah kita berbeda? :)

Oiya, satu yang aku suka banget dari film ini adalah setting dan akting para pemerannya yang cukup bagus. Cukup njowoni, terutama Reza Rahardian. Logatnya mirip orang Jawa asli. Satu-satunya yang menurutku aktingnya kurang cuma si pemeran Rika. But overall, this is a good movie. :)