Tuesday, May 25, 2010

Based On My Friend's Recommendations

Ketika menonton film ini, harus kuakui aku lagi-lagi terperangkap dalam keharuan kisah cinta di dalam film. Tapi seperti yang dibilang temanku yang lebih dulu menontonnya, film-film kayak gini memang bikin gak puas karena petualangannya yang terus berlanjut sampai ke anak cucunya. Tapi ok kok, I like it.


Aku gak banyak nonton film Perancis. Maksudku yang benar-benar Perancis kayak gini. Latar, pemain, dan bahasanya serba Perancis. Jadi aku gak bisa bilang kalau ini film adalah film Perancis paling konyol sedunia. Tapi film ini beneran konyol! Hehe... Tokoh Amélie ini, dia aneh sekali. Caranya menolong orang lain sungguh unik dan caranya jatuh cinta sungguh lucu. Kadang ada beberapa scene yang tidak kumengerti sih, tapi setelah terus-menerus menonton filmnya lama-lama aku jadi ngerti kalau adegan yang tadi berkaitan dengan yang ini, kalau tindakan yang itu ternyata tujuannya ini. Hehe, agak ribet filmnya, tapi aku suka. Cukup menghibur.


Lagi-lagi film Inggris nih. Drama percintaan yang lagi-lagi merupakan tipe yang sangat kusukai. Aku jadi ingat temanku menuliskan komentarnya tentang Kiera Knightly bahwa meskipun tampil menerawang tapi tetap aja gak seksi. Haha, emang benar sih. Penampilan si langsing Kiera Knightly emang gak seksi. Beda sama si pemeran utama prianya (lupa namanya). Menurutku dia seksi, cowok banget, hihi... Seperti yang sudah kubilang, ini jenis film yang sangat kusukai, jadi gak ada komentar berlebih selain...OK.

Udah lama nih gak nonton film bagus kayak gini. Agak miris sih lihat peluru beterbangan ke kepala orang disertai darah bercucuran di mana-mana, tapi film ini bagus banget. Another movie about conspiracies and spies. This is a good movie. I love it. Tapi cakap punya cakap, aku baru sadar (disadarkan dink) kalau film ini ternyata ceritanya sama persis dengan film keluaran Hongkong beberapa tahun lalu, Internal Affair, yang dibintangi Andy Lau dan Tony Leung. Aku udah nonton film ini 2-3 tahun lalu, jadi gak ngeh kalau ceritanya sama. Tapi tetap tak mengurangi kesan bagus The Departed. Eh tapi jangan salah. Versi aslinya, Internal Affair, gak kalah bagus. Itu salah satu film keluaran Hongkong paling bagus yang pernah kutonton.


*menarik napas dalam-dalam* Menurutku ini filmnya George Clooney yang paling jelek sedunia. Membosankan sekali semua yang mereka bicarakan di sepanjang film ini. Gak ada satu pun hal yang membuatku tertarik. Uh, cukup sudah menonton film yang banyak omong seperti ini!


"Color my life with chaos of trouble." Kutipan (yang katanya berasal dari sebuah lagu) yang dikutip oleh Summer ini menggambarkan betapa anehnya gadis ini. Dan setelah menonton filmnya kurasa aku tetap bertahan dengan pendapatku tentangnya. Gak banyak perempuan yang punya pemikiran seperti dia yang tidak percaya pada apa yang namanya cinta. Meskipun pada akhirnya dia mempercayai itu sih... Tapi kurasa pemikiran yang pernah ada pada benaknya itu, umumnya dimiliki oleh para pria, makanya kubilang dia gadis yang aneh. But so far filmnya cukup bagus kok. Seperti tagline-nya, "This is not a love story... This is a story about love." Jadi ceritanya gak cliche. Dan hey, aku kok merasa familiar dengan hubungan yang terjadi antara Summer dan Tom ini...? ^-^a

Summer : "I woke up one morning and I just knew."
Tom : "Knew what?"
Summer : "What I was never sure of with you."

Saturday, May 22, 2010

Sweetest Birthday Gift Ever

Gambar-gambar ini dibuat oleh kedua keponakanku, Nana (5 tahun) dan Vivi (3 tahun) sebagai hadiah ulang tahun untukku. What a sweetest birthday gift ever! Thank you, sweety... I really love it! ♥

Sent using a Sony Ericsson mobile phone

My Birthday

Yesterday was a special Friday for me. Because yesterday was my birthday. My 24th birthday. Yaay! And there was a lot of people, brother, sisters, friends, bestfiends, colleague, and many other people who gave me a lot of birthday greetings and great wishes! Oh I feels so bless... And my birthday was ended by some nice and sweet words from my dear friend. Then, when I woke up this morning, I was surprised because there was more greetings and wishes from my lovely ex-boyfriend! Oooh am sooo haaappyyyyy...!!! Really happy!!! It's been 5 months since he got disappeared and suddenly he came back right on my birthday and wishing a great things for me! ╲(^-^)╱ Oh dear GOD, a big bih thanks to You. I'm so blessed and truly happy... Hope my happiness will be last forever. Amen. ♥

Friday, May 21, 2010

Sisterhood

(right to left : Dolly, Me, Maya)

Tadi malam aku gak sengaja menemukan foto lama ini di tumpukan foto-foto lama yang dikoleksi mama. Hwaaa~ aku kelihatan cupu banget! Hihihi... Entah berapa tahun usiaku saat itu yah, hahaha. Oh iya, yang dua orang itu adalah kakak perempuanku yang nomor tiga dan nomor empat. Keduanya tinggal dan bekerja di luar kota. Mba Dolly di Bogor (dan sudah berkeluarga), mba Maya di Jakarta (still single just like me :p). Aku masih punya dua orang kakak lagi, perempuan (yang tertua) dan laki-laki (nomor dua dan satu-satunya anak lelaki dalam keluarga), tapi aku masih belum bisa menemukan foto yang kami berlima komplit. Di mana yah...? Jya, mou ikkai sagasiteku wa. (^-^)

Thursday, May 20, 2010

This Morning

Jadwal berangkat ngantor pagi ini tidak seperti biasanya. Kalau biasanya bisa bangun agak siang dan bersiap-siap dengan santai karena dijemput teman, pagi ini saya harus bangun lebih pagi karena teman saya hari ini gak ngantor. Itu artinya saya musti ngantor naik bus. Alhamdulillah mata, hati, dan pikiran saya pagi ini sangat kooperatif. Dengan penuh kesadaran langsung terjaga dan beranjak dari tempat tidur tak begitu lama setelah alarm berbunyi.

Begitu bangun langsun sholat subuh, manasin air, mandi, terus siap-siap. Yang biasanya saya baru selesai siap-siap jam 06:45, kali ini saya berhasil menyiapkan diri di jam 06:15! Yay, bangga saya. Haha...

Menurut pengalaman, kalau saya bisa tiba di tempat menunggu bus sebelum jam 06:20, saya bisa dapat bus yang lewat sebelum atau tepat pukul 06:30. Insyaallah gak akan terlambat sampai kantor kalau begitu. Tapi untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak.

Saya sudah menunggu dari jam 06:20. Tapi menit demi menit berlalu tanpa satu pun bus yang akan saya tumpangi lewat. Saya melirik jam tangan, "Oh masih setengah tujuh lebih sedikit, mungkin sebentar lagi." Lalu jam menggerakkan jarum panjangnya ke angka 06:35, bus masih belum lewat. Saya jadi cemas. Lima menit lagi berlalu, bus masih juga belum lewat. Saya makin cemas. Dan emosi. Baru lima menit kemudian, pukul 06:45, busnya (baru) datang. "Alamat telat deh!", pikir saya. Saya pun (gak pakai lama) melambaikan tangan sambil setengah emosi, pasang tampang marah, lalu masuk dan duduk sambil mulut masih manyun. Saking kesalnya, saya sampai menegur kondektur saat membayar ongkos (tidak biasa-biasanya berani loh). Yang makin bikin kesal saat saya tegur kenapa lewatnya lama sekali, sang kondektur dengan polosnya bilang, "Masa sih?" Uuuh...menyebalkan!

Sambil terus manyun dan mengernyitkan dahi, sepanjang perjalanan saya terus berpikir apa yang salah dengan aktivitas pagi hari saya kali ini.
1. Bangun lebih pagi : OK
2. Sholat subuh : OK
3. Gak kelamaan mandi dan siap-siap : OK
4. Datang ke bus stop sebelum jam kedatangan bus : OK

Sejauh yang saya ingat, yang salah adalah bus itu. "Kenapa dia tidak datang pada waktunya?!? Kalau saya telat gimana?!?" Itu terus yang saya pikirkan. Namun semakin dipikirkan saya semakin sadar. Buat apa juga saya terus-terusan ngedumel. Toh busnya sudah datang, alhamdulillah jalanan lancar dan sang sopir dengan penuh kesadaran gak pakai ngetem-ngetem segala. Dan hey, saya gak telat loh. Tiba di kantor tepat pada waktunya. Alhamdulillah... Jadi saya telah memutuskan bahwa kejadian pagi ini hendaknya diambil saja hikmahnya. Bukan lagi soal harus bangun pagi, tapi soal kesabaran dan keikhlasan. Sabar dalam menanti kedatangan bus, ikhlas dalam menerima resiko yang mungkin timbul akibat keterlambatan kedatangan angkutan umum, yaitu terlambat ngantor. Tapi ya sudahlah, seperti yang sudah saya katakan, toh saya tidak terlambat. Terimakasih kepada Allah SWT atas morning lesson-Nya. Have a good day, everyone. ♥

Wednesday, May 19, 2010

Movies Reference

Another midweek has come. Jadwal untuk nonton film nih. Berhubung belum ada film baru di bioskop (belum nonton My Name Is Khan sih), berarti VCD/DVD lagi untuk tengah minggu ini. Ngomong-ngomong soal film apa aja mau kutonton, minggu lalu aku sempat mendapatkan (minta dink) lumayan banyak referensi film dari temanku. Film-film lama sih... Judulnya :
1. Before Sunrise ☑
2. Before Sunset ☑
3. Shawshank
4. Redemption
5. Legend of The Fall
6. Beautiful Mind
7. Amelie
8. Amores Perros
9. The Curious Case of Benjamin Button ☑
10. 21 Grams
11. Atonement
12. Michael Clayton
13. The Departed
14. Waitress
15. Monster House
16. District 9
17. Pan's Labyrinth
18. 500Days of Summer

Payah, dari daftar film di atas yang udah ketonton baru 3 judul. Beberapa lagi udah siap ditonton sih, tinggal alokasi waktunya aja. Tapi sisanya masih belum tau bagaimana nasianwa karena aku belum bisa menemukannya di rentalan terdekat. Padahal aku masih punya daftar tambahan sendiri :

1. Ninja Assassin
2. Up In The Air
3. Avatar
4. The Princess and The Frog
5. Where The Wild Things Are
6. Zombieland ☑
7. How To Train Your Dragon
8. Nine
9. Cloudy Chance With Meat Ball

dan masih banyak lagi... LUmayan putus asa (berlebihan) nyarinya, soalnya rental VCD/DVD original tempatku biasa menyewa film agak kurang lengkap sih koleksinya... Mau nyari di mana ya? Soalnya cuma rentalan itu yang paling dekat dari rumah...hufft. Adakah yang berbaik hati mau meminjami saya VCD/DVD film-film di atas??? :D

Saturday, May 15, 2010

Lot of Movies

Waaaw...akhirnya setelah melewatkan kesempatan menonton film ini di Empire XXI Jpgja, lalu melewatkan kesempatan nonton di Cinema 21 Semarang, dan bersabar sekian lama, berhasil juga minjam film ini di rentalan. Gak apa-apa deh biar kata sudah sangat telat karena baru nonton sekarang. Filmnya baguuusss...keren banget! Agak 'terganggu' sih dengan wujud para avatar dan para Na'Vi soalnya saya gak terlalu suka melihat wujud-wujud makhluk aneh kayak gitu, tapi filmnya bagus banget. Cukup heran juga kenapa film ini bisa kalah di ajang penghargaan film bergengsi bebrapa waktu lalu. Well, thumbs up for AVATAR. b(^-^)d
Aduh...tolong yah, jangan pernah memintaku untuk menonton film apapun lagi tentang zombie! Secara cerita film ini lucu sih...kesan seram yang selalu ada dalam setiap film bertemakan zombie jadi hilang, bikin gak takut. Tapi secara visualisasi, jangan tanya padaku. Menjijikkan! Aku gak tahan banget ngeliat mulut-mulut penuh darah dan daging kayak gitu. Hiiiiiiiyyy...jijik!!!

Film yang menceritakan tentang seorang juru bicara dari asosiasi 'pendukung' rokok ini dari awal sampai akhir film ini was totally boring! Hanya berisi dialog-dialog antar para pemeran. Aku bahkan tidak bisa terlalu memahami isinya. Sekadar tau kalau ia menjalani pekerjaan yang dibenci banyak orang dan betapa asosiasi tembakau yang dibelanya selama ini telah merugikan banyak orang dan harus membayar ganti rugi yang sangat besar sebelum akhirnya ditutup. Tidak ada satu pun hal yang menarik di dalam film ini. Film yang buruk untuk mengawali marathon film saya kali ini.

Film ini menceritakan tentang seorang pemain cello muda yang sangat berbakat tapi gagal mencapai kesuksesan akibat penyakit schizophrenia yang dideritanya. Dan tentang usaha seorang penulis kolom harian di koran Times, Mr. Lopez (Robert Downey Jr.) yang selalu berusaha membantunya sembuh dari penyakitnya itu. Film ini biasa aja sih sebenarnya. Saya mengharapkan sebuah cerita yang lebih dramatis sebenarnya, tapi ternyata ceritanya gak terlalu memuaskan.


Seperti yang sudah saya tulis (secara panjang lebar tentang jalan ceritanya) di postingan sebelumnya, film ini memang bagus banget. Jalan ceritanya khas jaman kerajaan. Penuh intrik tentang perebutan harta dan cinta. Sangat direkomendasikan untuk ditonton.


Cerita film ini memang gak ada duanya! Dengan mengangkat cerita tentang sebuah kelahiran yang abnormal, film ini berhasil membuat saya kehilangan nafsu makan saat menontonya...haha. Film ini sungguh unik, saya sangat mengagumi make up artistnya yang mampu mendandani Benjamin (Ben Affleck) dan Daisy (Cate Blanchett) sesuai dengan tingkatan-tingkatan usia yang mereka alami. Keren... Menurut saya selain ceritanya yang tidak biasa itu jadi makin bagus ya karena make up artistnya yang bagus juga. Hehe... Like this!


Film sekuel percintaan yang pembuatannya berjarak 9 tahun ini bagus juga. Before Sunrise dirilis pada tahun 1995, sedangkan sekuelnya, Before Sunset, dirilis pada tahun 2004 dan diperankan oleh orang yang sama. Cukup kaget juga ngeliat perubahan Jesse (Ethan Hawk) dan Celine (July Delpy) setelah 9 tahun. Meskipun jalan ceritanya tidak terlalu unik, tapi kisah cinta mereka menurutku sangat romantis. Dua orang yang baru saling mengenal di dalam kereta berkenalan lalu saling jatuh cinta. Mereka menjalani kisah cinta yang sangat singkat di Wina, hanya satu malam dan merupakan satu-satunya hari yang mereka miliki karena mereka harus berpisah keesokan harinya. Mereka berjanji untuk bertemu lagi di stasiun tempat mereka bertemu pertama kali enam bulan kemudian tanpa bertukar alamat dan nomor telepon.

Tapi mereka tak pernah bertemu di hari yang dijanjikan. Mereka baru bertemu 9 tahun kemudian saat Celine yan secara sengaja menghadiri acara di sebuah toko buku di Paris di mana Jesse berada untuk tur promosi buku yang ditulisnya. Dari situ mereka saling bercerita tentang romantika sesaat mereka 9 tahun lalu. Di sini mereka baru tau, meskipun Jesse sudah berkeluarga dan Celine telah banyak menjalin hubungan dengan pria, mereka tidak pernah bahagia karena masih saling mencintai dan saling mengharapkan. Tapi ceritanya berakhir di sini. Apakah mereka akhirnya bersama atau tidak, itu terserah kita-kita yang menonton. Karena 'Jika kau menceritakan semuanya, itu akan merusak cerita'. Nice movie.


Sent using a Sony Ericsson mobile phone