Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts

Friday, January 4, 2013

2013!!


Belated happy new year 2013, everyone!! Have a wonderfull year ahead. \(^-^)/ Mari kita jadikan tahun sebelumnya sebagai bahan pembelajaran supaya menjadi lebih baik. Semoga tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, semoga semua yang belum tercapai di tahun kemarin, bisa tercapai tahun ini, aamiin♥


Sunday, June 3, 2012

BANGKOK : DAY 2 (Apr, 26th)

Good morning, Bangkok


Kun Chaiwut, Kun Nattapol, Kun Chakkarat, Mrs. Aldri, & Me having lunch @ Pepper Lunch

Kyaaa!!

My dinner, Tenpura Udon & Gyoza

Thai's beer & the way the serves ocha (_ _")

Daiso mo aru yo, koko

"Please do not touch while the staff isn't here"

cheers!! (^-^)

Bangkok, day 2. Bangun cukup pagi waktu itu, karena ada meeting jam10 di kantor supplier kami di Bangna, Bangkok. Jadi setengah tujuh dah keluar kamar, sarapan dan finishing data-data yang mau dipakai untuk meeting. Jam setengah sembilan turun ke bawah, nunggu mobil yang jemput buat ngantar ke tempat meeting.
waktu itu jalanan lancar, jadi nyampai 30 menit lebih cepat dari yang diperkirakan. Jam10 pas, kami mulai 3rd party meeting-nya. Aku dan madam kira meeting-nya bakal menegangkan dan berlangsung alot, ternyata tidak. Supplier kami dari ADVICS Asia Pasific, Mr. Chakkarat, orangnya baik banget dan mudah diajak kerja sama. Partner kami dari TTTC, Mr. Chaiwut dan Mr. Nattapol juga sangat membantu. Gak terasa udah jam12 siang lewat, saatnya makan siang. Pria-pria baik ini membawa kami ke Central, mall di samping kantor, hehe... Tadinya mau makan ramen, tapi restonya lagi penuh banget. Akhirnya maksi di Pepper Lunch deh, lebih aman untukku yang muslim. Nice lunch, kami banyak ngobrol tentang kabar orang-orang dan personal relationships, hahaha.
Kelar maksi, balik ke kantor buat lanjutin meeting. Benar-benar meeting yang paaaaanjaaang dan laaaaamaaa... Setelah nego ini-itu dan mencapai kesepakatan, akhirnya jam 17:30 meeting diakhiri. Hahaha lama aja yaaa meeting-nya. Dan kami pun pamit ke Mr. Chakkarat, terus aku, madam, dan Kun Chaiwut jalan deh ke Central (lagi), hehe... Tapi secara itu mall, ya isinya hampir sama lah ama mall-mall di Jakarta. Yang bikin kalap ya Muji yang waktu itu lagi clearance sale 70%, kyaaa!! Muter-muter di Muji, aku beli tas jinjing kecil buat jalan, muraaah! Madam beli stationary, dan Kun Chaiwut yang tadinya cuma mau beli pen jadi beli bantal karena harganya yang jadi super murah. Hahaha...
Lepas dari Muji, kami makan malam di Fuji. Kata Kun Chaiwut, Japanese resto ini termasuk yang enak. Mungkin karena itu resto ini ramai banget. Untung gak lama nunggunya, langsung dapat table. Meeting seharian bikin aku lapaaar, akhirnya kalap mesan tenpura udon dan gyoza buat sendii, hahaha. Super duper kenyang! Dan lihat bagaimana mereka menyajikan ocha, pakai ocha botolan bo'! Haha... Kenyang makan malam, kami muter-muter lagi sebentar di bawah. Ternyata di sini ada Daiso juga loh, hampir aja kalap dibuatnya, huhuhu... Tapi alhamdulillah masih bisa menahan diri. Kalau engga, pasti travel bag aku bakal overload. Malah kahirnya kalapnya di Watsons. Harga-harga di Watsons sini murahnya gilaaa!! Dan aku menyesal gak membeli beberapa kosmetik yang kupenginin kemarin, hiksss. Dan demikianlah hari kedua kami di Bangkok berakhir. Selesai belanja di Watsons, kami pulang ke hotel untuk langsung istirahat untuk persiapan kunjungan ke GPPPD di Chonburi besok. Sampai jumpa di postingan Bangkok : Day 3 ya teman-teman, hehehe.

Wednesday, April 6, 2011

SUPPLIER DAY

Hehehe kali ini aku memajang foto bersamaku dengan sesama vendor di acara Supplier Day-nya salah satu customer kami. Pertama kalinya 'dilepas' sendirian oleh atasan untuk mewakili perusahaan bertemu PIC dari vendor-vendor lain sekaligus bertemu customer yang selama ini hanya kukenal lewat email dan telepon. Deg-degan!! Yaaa meskipun di sana gak ngapa-ngapain juga sih, cuma datang, bertatap muka dan bersalaman dengan customer, lalu duduk manis menyimak presentasi supplier performance oleh pihak customer. Kemudian setelah coffee break, kami masuk lagi ke ruang presentasi, mendengarkan beberapa presentasi lagi dan menyaksikan beberapa vendor yang diberi penghargaan, terus selesai deh. Ah iya, sayang sekali perusahaan tempatku bekerja sekarang belum berhasil mendapatkan penghargaan Best Vendor tahun ini, semoga tahun depan bsa. Amin... :) Sebelum acara benar-benar berakhir, kami semua diajak foto bersama deh di depan. Semuanya, say cheeeeeeese!! :))

Saturday, January 15, 2011

EVERYTHING'S NEW!

Yeap, di awal tahun 2011 ini banyak hal baru untukku. Tahun baru kerjaan baru, teman-teman baru, baju baru (hehe, kalau ini standar ya), suasana baru, tempat tinggal baru, dan kehidupan baru sebagai anak kos. Pacar baru? Ehm, kita lihat nanti.

Kehidupan baru yang kujalani seminggu ini so far so good lah... Pekerjaan yang baru nampaknya cukup menantang tapi aku pasti bisa. Biidznillah...bismillah. Dan kehidupan di kos...cukup sepi. Karena cuma berdua juga sih, dan teman kosku juga sibuk. Agak-agak kesepian sebenarnya, tapi nanti juga terbiasa. Berita bagusnya, mall di kota ini jaraknya cuma beberapa meter dari kos aku. Tinggal nyeberang jalan aja, nyampe deh. Hahaha...lumayan lah. Bisa dijadikan tempat pelarian jika bosan melanda.

Sejauh ini aku pikir aku akan bisa bertahan. Tapi meski optimis, aku juga gak mau terlalu kepedean, pamali. Hehe... Belum banyak yang bisa kutuliskan di sini. Aku cuma berharap semuanya bekerja sama dan berjalan dengan baik. Amin. Well, have a nice weekend, everyone. God bless! :)

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Thursday, November 11, 2010

TIFFIE

Dan semua berawal dari insiden salamannya Tiffy dengan Mrs. Michele Obama. Entah siapa yang benar. Yang bersangkutan menyatakan kejadian itu merupakan 'kecelakaan' alias tidak sengaja. Beliau sudah berusaha menahan kedua tangannya supaya tidak bersentuhan dengan tangan Bu Obama, namun tangan First Lady USA itu terlalu maju ke depan dan "kena deh...", demikian yang dituturkannya dalam akun twitter beliau. Namun rekaman video yang menangkap adegan pada saat kejadian seolah mengungkapkan hal sebaliknya. Di video yang diunggah ke media sosial YouTube terlihat bahwa Tiffy DENGAN SENGAJA menjabat tangan Bu Obama. Maka seketika semua pun geger.

Komentar demi komentar, bahkan sindiran dan hujatan kepada Tiffy pun bermunculan di sana-sini. Bahkan beberapa orang dengan terang-terangan mention beliau dengan sindiran-sindiran yang bikin telinga panas. Satu kalimat sindiran yang mungkin paling kencang diteriakkan adalah, "Salaman sama Michele Obama mau, kok sama kita-kita gak mau? Hayo...". Sindiran itu berasal dari salah seorang jurnalis wanita Indonesia yang saat kejadian ada di tempat. Tak heran jika hal tersebut jadi dibesar-besarkan oleh banyak orang karena seperti yang sudah diketahui umum, Tiffy adalah penganut prinsip tidak menjabat tangan wanita yang bukan muhrimnya. Namun apa yang terjadi di istana Presiden pada kunjungan Mr. & Mrs. Obama itu sangat berlawanan dengan prinsip beliau. Tak heran juga kalau pada akhirnya yang bersangkutan pun jadi memberikan pembelaan atas dirinya.

Yah, memang agak berlebihan sih karena konfirmasi yang diberikan sampai panjang lebar. Tapi mungkin tak bisa disalahkan juga jika beliau jadi begitu karena hujatan-hujatan yang ditujukan kepadanya pun sungguh sadis. Bagaimanapun sulit untuk menentukan siapa yang bohong siapa yang tidak. Seperti apa kebenarannya, hanya beliau, Mrs. Obama, orang-orang yang melihat saat jadian, serta Tuhan saja yang tahu. Kita yang tahu apa-apa sebaiknya tidak perlu menghakiminya dengan hujatan. Apalagi sampai berlarut-larut dan terus selama berhari-hari seperti ini. Membosankan dan bikin eneg sendiri. Wallahualam. Apa yang terjadi biarkan saja. Mari kita sudahi dan hendaknya kejadian ini bisa dijadikan bahan pembelajaran dan introspeksi bagi kita semua. Salam.

Tuesday, July 6, 2010

YIN & YAN

Aku tak mengerti, perasaanku belakangan ini sungguh campur aduk. Kesenangan dan kesedihan datang seiring sejalan (bersyukur keduanya hadir bersamaan, ini yang dinamakan keseimbangan). Okay, aku akan mulai dari sedihnya dulu. Sebenarnya agak kurang tepat sih kalau dibilang kesedihan, karena kenyataannya bukan itu yang sedang berkecamuk dalam diriku. Perasaan ini akan sangat tepat jika dikatakan sebagai kerinduan dan kesepian. Ya, aku sedang merasa sangat rindu dan kesepian tanpa kehadiran dua orang yang sangat penting dalam hidupku. Yang pertama adalah mama. Sudah lebih dri dua minggu ini mamaku gak di rumah. Beliau sedang berlibur di rumah kakak di Bogor. Aku bukannya gak senang mamaku sesekali berlibur di sana. Aku justru senang karena setidaknya beliau akan bisa sedikit melepas stress. Aku juga bukan berharap mamaku gak pergi lama-lama karena tidak ingin membatasi waktu liburannya. Hanya saja setelah mama gak di rumah bermingu-minggu ini, terasa sekali jika ternyata kehadiran mama di dalam rumah, di dalam keseharianku sangatlah penting. Diriku ini jadi lebih 'terurus'. Meskipun mamaku cukup bawel (itu semua karena ku bandel), tapi itu karena beliau peduli padaku. Mamaku selalu marah-marah kalau aku bangun kesiangan, karena beliau takut aku terlambat masuk kerja. Beliau sering marah-marah kalau aku susah makan, karena beliau takut aku sakit. Dan sebagainya, dan sebagainya. Dan setiap hari, mama pasti bertanya padaku, mau dimasakin apa hari ini. Bukan kakakku yang ditanya, tapi hanya aku. Dan aku sering kali menelantarkan masakan yang telah susah payah dibuatnya untukku!!! Sekarang saat mamaku gak di rumah, baru terasa kalau gak diperhatikan itu rasanya gak enak banget! Sejak mama pergi ke luar kota, gak ada yang membangunkanku tiap pagi. Gak ada yang menyiapkan sarapan untukku. Gak ada yang memarahiku kalau aku gak makan. Gak ada yang memasak makan kesukaanku. Tiap kali pulang ke rumah selepas kerja, gak ada yang menyambut. It feels strange. Empty. And I don't like it. But she deserve this holiday. Hope she enjoys it. In the other side, there's a good news. Mommy just got home today!!! Yay. (^o^)
Sedangkan orang kedua yang kurindukan adalah 'dia'. Terakhir kali bertemu dengannya sekitar dua bulan lalu sebelum ulang tahunku. Sampai dengan saat ini masih belum ada lagi kesempatan untuk bertemu. Dan komunikasi yang terjalin selam dua bulan terakhir pun tak terlalu lancar. Kami bahkan baru saja bertengkar semalam. Entah kapan bisa bertemu. Tak bisa mendapat kepastian. Lagipula aku sudah berjanji tak akan pernah lagi bertanya kapan dia pulang. Meskipun itu sangat menyakitiku. Aku hanya bisa bersabar tanpa bisa berharap terlampau banyak. Tapi hari ini aku baru saja ngobrol sama dia lewat sms sih (akhirnya, setelah berhari-hari), jadi lumayan senang juga. ♥
Sementara itu, rutinitas pergi ke kantor belakangan ini jadi cukup menyenangkan. Awalnya aku tak tau kenapa. Namun saat mataku memandang Mr. Nice Guy, aku jadi sadar kenapa kantor jadi tempat yang menyengkan. :) Pertama kali berjumpa aku cukup mengagumi beliau. Dan saat kondisi mengharuskanku banyak berinteraksi dengannya, aku pun makin jatuh hati. Beliau lelaki yang sangat lembut! Tutur kata dan caranya berbicara (padaku) berbeda denagn yang lain. sdan beliau selalu meminta bantuanku dengan sopan. Dan belakangan aku baru tau jika beliau menginginkanku menjadi bagian dari departemen yang dipimpinnya. #^-^# Unfortunately (for him), our FM and PD denied it, huhu... Tapi ya sudahlah, beliau masih bisa meminta bantuanku kapan pun beliau mau. Di sisi lain aku juga senang bisa membantunya secara profesional. Oh dan satu lagi. Rasanya sudah lama sekali tak ada yang memanggilku 'sweety' dan aku sangat senang ketika teman Belanda-ku yang super dingin itu mulai memanggilku begitu. Selalu berhasil membuatku mood-ku sedikit membaik tiap harinya...hehe. Dan itu lah kesenangan-kesenangan yang kurasakan belakangan ini. Ahh, aku jadi nampak seperti perempuan apaan ngomongin begitu banyak pria yang menarik hati dalam waktu yang bersamaan! XD Selain itu, minggu ini kami kedatangan anggota Interpreter baru. Dia adik kelas beda setahunku pas kuliah dulu. Kehadirannya tak lain adalah untuk menggantikan posisiku di departemen tempatku bernaung saat ini. Bukan karena aku mau resign seperti gosip yang santer terdengar oleh orang-orang, tapi karena aku akan dimutasi ke departemen lain. Mulai hari Senin kemarin ada proses hikitugi dariku ke kohaiku ini. Lumayan taihen, soalnya banyak sekali yang harus diajarkan sedangkan waktunya cukup singkat. Maa ii kedo, saigo no hi made ganbariamasu yo! p(^-^)q
Demikian sepenggal curhat colongan yang ingin kutuliskan. Aku tak tahu pada siapa harus berkeluh kesah, jadi menuliskannya seperti ini sangatlah membantu. Lebih dari itu, semakin lama aku menulis cerita di atas, aku semakin sadar bahwa di baik semua masalah, kesulitan, kesedihan, dan kepedihan memang selalu ada hikmah dan kebahagiaan yang datang menyertai. Di setiap kesedihan, pasti ada kebahagiaan yang menyertai. Demikian pula sebaliknya. Itu namanya seimbang...Yin & Yan. Aku merasa hidupku akhir-akhir ini seimbang karena suka dan dukaku datang secara bersamaan. Thank you, Lord. Tak bisa begini tanpa-Mu. Dan setelah ini, dengan kepedihan yang kurasa masih akan terus mengiringi, kuharap Allah akan memberiku kabar gembira yang sudah kunantikan. :)

Monday, May 10, 2010

Coffee



"You can overdose and die frow coffee."

Itulah kalimat yang kubaca dari sebuah laman internet beberapa waktu yang lalu. Menurut penelitian, kandungan kafein yang ada dalam kopi (dan mungkin juga minuman berkafein lain) bisa membunuh kita jika dikonsumsi secara berlebihan. Yang jadi masalah adalah tingkat "berlebihan" ini nih... Saya sendiri masih belum mengetahui batasan konsumsi kafein yang "berlebihan" atau "tidak berlebihan" itu yang bagaimana. Yang jelas, untuk menghindari kopi itu sangat sulit bagi saya. Bagaimana mungkin coba?!? Secara kopi ini sangat penting artinya bagi kehidupan sehari-hari saya...hahaha, lebay. Ya habisnya gimana, minum kopi sudah terlanjur jadi rutinitas dan kebutuhan bagi saya. It keeps my eyes open, it also lift my mood up. Masa iya sih saya musti berhenti minum kopi...? Starbucks...Coffee Bean...Excelso...haruskah saya meninggalkan mereka...? Hmmm...mungkin ini sekedar sugesti kali yah, tapi toh sudah terlanjur tertanam kuat di benak saya...(apa sih?!?) Sepertinya saya musti cari tau dulu nih standar yang wajar tentang pengkonsumsian kopi ini. Karena betapa pun saya cinta kopi, saya juga gak mau mati konyol karena overdosis kopi. Apa kata dunia? Tapi adakah yang bisa membantu saya dengan informasi tambahan? Adakah? Please help...I'm dying because of coffee...


Friday, April 30, 2010

LIFESTYLE

Ngomongin gaya hidup memang tak ada habisnya yah. Sebenyat-sebentar trend ini, sebentar-sebentar trend itu. Bikin pusing. Saya sih sebenarnya bukan tipe orang yang terlalu mengikuti perkembangan dunia fashion, apalagi ingikutin trend ini-itu. Kalau beneran nurutin kayak gitu mah gak ada haisnya, bikin tekor doank... Selain itu, saya juga bukan tipe orang yang semua-muanya musti bermerek. Tas harus merej ini, sepatu musti merek itu, gak lah. Selain menyadari kemampuan ekonomi pribadi yang pas-pasan, toh saya hidup di tengah lingkungan yang biasa-biasa saja. Bukan tinggal di lingkungan yang glamour gimana gitu. Tapi gak bisa dipungkiri sih... Sebiasa-biasanya saya, say tetaplah seorang wanita muda yang menyukai bebreapa barang bermerek...huhuhu. Tapi sekali lagi, bukan berarti saya tipe yang harus memilikinya loh. Kan kalau sekedar suka dan kepingin sah-sah aja, iya kan? Dan sekalipun saya jarang memiliki dan mengenakan barang-barang bermerek, saya juga tidak memungkiri jkalau 'kadang' saya lebih memulih untuyk membeli, mengenakan, atau pun mengkonsumsi hal-hal yang kualitasnya lumayan bagus. Bukan bermaksud sombong, tapi kalau untuk diri sendiri mah gak apa-apa donk milih yang bagusan...? Saya akui, saya memang suka gay hudup yang agak mewah, saya suka beli baju atau sepatu yang lumayan punya nama, saya juga suka makan di restoran-restoran yang agak mahal. Tapi bukan berarti saya CUMA bisa hidup dengan gaya yang seperti itu kan?!? Namun sayang beribu sayang, gak semua berpikir demikian. Orang-orang yang tidak terlalu mengenal saya seringkali salah paham dengan gaya hidup saya. Mereka menilai saya inio cewek 'mahal'. Padahal tidak sama sekali seperti itu... Mentang-mentang saya lebih modis dan mengenakan barang-barang yang dinilai lebih bagus dari mereka, saya langsung 'dituduh' sebagai cewek glamour. Apa-apaan coba?!? Dan gara-gara gaya hidup yang dikira glamour karena mereka dengan piciknya menilai dari apa yang saya kenakan itu, beberapa orang jadi berpikir dua kali untuk mendekati saya! Saya gak mengerti dan terus terang agak kecewa sih... Mereka kan belum terlalu mengenal saya, kenapa menghakimi say dari luarnya saja??? Tapi biar bagaimana pun saya gak bisa seperti ini terus. Saya harus bisa membuktikan kepada mereka semua bahaw saya ini cewek biasa-biasa saja. Bukan semata-mata demi mendapatkan pasangan dengan mudah, tapi sekaligus melatih diri untuk berhemat dan menabung lebih banyak. Tapi saya butuh support dari orag-orang di sekeliling saya. Kalau mereka tidak mendukung, akan sangat sulit. Dan saya juga butuh dipercaya. Dipercaya bahwa saya bisa. Saya pasti bisa berubah dan membuktikannya pada semua orang di luar sana. 出来る様に頑張りましょうよぉ!p(^-^)q

Monday, March 22, 2010

Belajar Dari Sopir Angkutan Umum

Aku adalah penumpang bus dan atau angkutan kota sejati. Ke mana pun pergi, pasti naik angkutan umum. Kecuali ada teman yang berbaik hati memberi tumpangan atau lagi ada uang lebih buat naik taksi...hehe. Selain seorang penumpang angkutan umum sejati, tak jarang aku juga jadi 'pendengar' setia obrolan mereka (sesama sopir angkot dan kondekturnya-red) saat menunggu angkutan penuh. Memang sih, terkadang kuping jadi panas sendiri kalau mereka lagi ngobrolin 'yang enggak-enggak'. Tapi gak jarang juga merasa terharu, miris, bahkan kepingin nangis mendengar keluh kesah mereka tentang betapa sepinya penumpang hari ini. Tentang harga bensin dan biaya hidup yang gak murah sementara pendapatan mereka dari hasil narik tiap harinya juga gak pasti. Entah akunya yang terlalu sensitif atau apa, tapi aku selalu gak tahan dengan hal-hal kayak gitu. Belum lagi jika aku tau angkutan udah lama menunggu penumpang tapi tak kunjung dapat, terus dia belok ke pom bensin buat isi bensin sementara penumpang daritadi cuma satu-dua orang.

Hal-hal di atas membuka mataku tentang betapa beratnya hidup ini. Betapa beratnya hidup sebagai mereka. Aku yang berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja tapi mempunyai pekerjaan yang alhamdulillah bagus ini terkadang jadi malu sendiri karena aku sering sekali membuang-buang uang buat hal-hal yang kurang penting. Uang yang bagi mereka ini sangat berharga. Bisa dipakai untuk makan satu keluarga, bisa dipakai buat membiayai sekolah anak-anak mereka. Tapi apa yang kulakukan? Bahkan uang yang aku pun sadar begitu sulit kudapatkan ini kubuang-buang begitu saja. Demi menuruti gaya hidupku yang boros ini.

Berkat 'mendengar' secara langsung keluh kesah para sopir angkutan umum ini, aku jadi terinspirasi untuk merubah gaya hidup. Mulai sekarang alangkah baiknya mulai belajar hidup sederhana. Dan berhemat. Dan menabung. Demi masa depan. Demi keluarga, demi anak cucu di masa mendatang. Aku gak mau mereka berakhir di jalanan. Apalagi kondisi negara masih sulit. Harus pandai-pandai mengatur keuangan. Dan semua itu berawal dari gaya hidup diri sendiri. Jadi, mari mulai dari sekarang. Yuk teman-teman, mari kita ambil pelajaran dari para sopir angkutan umum itu. Mari mulai belajar hidup prihatin.

Sent using a Sony Ericsson mobile phone

Live Healthy

SAYA INGIN HIDUP SEHAT MULAI DARI SEKARANG!

Adalah kalimat yang tiba-tiba saja terlintas di pikiran saya pagi ini. Mungkin secara tidak sadar otak saya mulai memikirkan hal-hal yang sering kali saya lewatkan, seperti hal yang satu ini. Hal yang kita sebut "kesehatan". Dan kalau dipikir-pikir sih, diriku yang notabene masih terbilang muda ini (hehe...) cukup jauh dari yang namanya hidup sehat. Bisa diidentifikasi dari menu dan pola makan yang tak beraturan seperti kebiasaan makan goreng-gorengan, junk food, dan sejenisnya ditambah frekuensi yang kurasa terlalu sering dan jam makan yang tak beraturan. Sudah begitu hampir tidak pernah melakukan olahraga. Hasilnya, tubuh semakin berisi namun cenderung gendut! Dan daya tubuh juga sering menurun. Makanya, mulai sekarang aku pingin menerapkan pola hidup sehat. Bernat untuk mulai rajin berolahraga dan mengkonsumsi makanan-makanan yag lebih sehat, membatasi frekuensi dan jumlahnya, mempertimbangkan nilai gizinya, serta mengurangi kebiasaan yang kurang baik seperti tidur malam dan sebagainya. Terus minum susu secara teratur, mengurangi kopi, pokoknya aku harus diet ketat! Tapi diet yang sehat loh... Tapiiiiiii kok kayaknya susah yaaaaahhh?!? Dan justru makan biaya yang tak sedikit loh! Tapi kesehatan memang mahal harganya. bukan? Lah daripada mengobati kan lebih baik mencegah. Soalnya mengobati biayanya juga jauh lebih besar, huhuhu... Baiklah, dan pola hidup sehat ini tidak boleh dibiarkan hanya menjadi sebuah niat dan rencana saja, namun harus segera diimplemetasikan. Mari kita mulai dalam kurun waktu satu minggu lagi alias awal bulan April besok. Bersemangat!!!

Tuesday, March 9, 2010

”ラブレーター”?!?



マンスールさんへ

あれほど平日残業出来ない事務女性担当(ASIH)を、土日に休日出勤させるなと警告したのに、
だれが許可しましたか?
昨日70期早々まで待ってあげるといいましたが取り消します。
6月1日〜 製造工程へ移してください。それまでに他の子を鍛えてください。
それで駄目ならウイラワン同様、バギオをマンスール直にしてあげるのでデータ
入力等自由に使ってください。

他部署も同様、平日残業出来なくて土日にのみ残業やらないメンバーは優先
して製造工程作業者にしますので、そのつもりで部下に指導してください。




高塚




*副工場長さんからの"ラブレーター"なんだ。すごい厳しくて、ひどいでしょう?!?

Saturday, March 6, 2010

Sabisigaru

Sampai dengan beberapa jam yang lalu aku masih merasa senang-senang saja. Menikmati kesendirian dengan bekerja dan menulis ini-itu di blog. Dan merasa senang karena dibuat tersenyum oleh bincang sore bersama seorang teman. Namun menit-menit setelah perbincangan itu usai menolak untuk dilalui dengan hati riang. Aku tiba-tiba merasa kesepian. Ya, rasa ini kembali muncul secara tiba-tiba tapi bukan tanpa alasan. Banyak hal yang menyebabkan perasaan ini muncul kembali. Putusnya komunikasiku dengan Shu beberapa bulan terakhir, adanya halangan bagiku bertemu seseorang di Jogja, dan tak adanya kesempatan untukku bertemu dan berkumpul dengan kedua sahabatku setelah sekian lama. Aku rindu mereka semua. Dan kesibukan luar biasa yang kualami belakangan ini membuatku terisolasi karena aku seringkali jadi tak bisa menjawab telepon mereka. Atau membalas pesan mereka. Semua kesibukan itu membuatku hampa. And it also turned me into a heartless soul and the lonely one. Bukan hanya itu, kesibukan mereka pada dunia mereka sendiri juga membuatku makin kesepian dan merasa sedih karena diabaikan. Shuhei sangat sibuk dengan pekerjaan dan studinya di Australia, kedua sahabatku sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing serta segala problematika kehidupan yang mereka alami, lalu seseorang itu...dia sibuk dengan 'kekasih' barunya, lalu menyisihkan dan melupakan aku. Semua tak lagi ada waktu untukku. Aku sendirian. Kesepian. Aku butuh mereka, salah satu saja dari mereka, tapi tak ada seorang pun yang bisa menemaniku. Dan memang, di saat-saat beginilah arti kehadiran mereka terasa sungguh berharga. Aku tidak bisa tanpa kehadiran mereka di sisiku. Mereka yang kucintai. Para sahabat dan kekasih yang berharga. Minna, koe wo kikasete kureru? Ai ni kite kureru no? Natukasiku tamaranai yo... ó_ò

Sent using my Sony Ericsson mobile phone

Wednesday, March 3, 2010

[tentang-pernikahan] Pasangan-Mu

Pasangan-mu ...


Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan,
"Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab.

Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan.

Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuhperhatian.


Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, "HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."

Saya bertanya, "Mengapa Tuhan?" dan Ia! menjawab, "Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar."

Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dariMu?"

Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskan kepadamu.



Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau.



Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar;


atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam;


atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam;


seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak..."

Kemudian Ia berkata kepada saya, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu.



Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu.



Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang.
Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.



Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna.
Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu".

Ini untuk : yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.

J I K A........

Jika kamu memancing ikan.....
Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil Ikan itu.....
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja....

Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang...
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya.....

Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja......
Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat... . ..

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu
teguh......cukuplah sekadar keperluanmu. ...... Apabila sekali ia retak......tentu sukar untuk kamu menambalnya semula......
Akhirnya ia dibuang..... . Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.....


Begitu juga jika kamumemiliki seseorang, terimalah seadanya....



Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa....
Anggaplah ia manusia biasa.
Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. ....akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.


Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya....

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi.....yang pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain....

Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan....yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu.
Mengapa kamu berlengah, dan coba bandingkannya dengan yang lain.



Janganlah terlalu mengejar kesempurnaan.

"Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu "[ Al Baqarah : 45 ]

* big thanks to J. A. Prabowo who kindly sent us this precious article*

Thursday, February 25, 2010

Unwell


"I'm not crazy, I'm just a little unwell..."



Nampaknya penggalan lirik lagu Matchbox Twenty yang berjudul Unwell di atas cukup mewakili kondisi aku sekarang-sekarang ini. Bagaimana tidak, dari tanggal 1 Februari 2010 kemarin sampai dengan hari ini aku sama sekali gak dapat libur dari kantor! Dah kayak kerja rodi aja aku sebulan ini. Bekerja siang-malam demi menyelesaikan berbagai pekerjaan yang makin hari makin bertambah. Gak pernah ada habisnya. Gak peduli meskipun sudah berusaha diselesaikan tiap harinya. Selesai satu tumbuh seribu. Itulah kalimat yang cocok untuk menggambarkan pekerjaan yang datangpadaku selama beberapa bulan terakhir. Tapi bulan ini adalah yang terparah. Kelihatannya jadi seperti penggila kerja, padahal ini hanya sekedar tuntutan profesi. So don't call me crazy jika Anda melihat saya bekerja terus-menerus tanpa libur dari pagi sampai malam. Yang jadi masalah ada kesehatan tubuhku. Sekuat-kuatnya tubuhku, kalau dipaksa buat kerja tujuh hari adlam seminggu ya tetap saja gak kuat. Ujung-ujungnya minggu lalu aku ambruk selama sehari penuh. Dengan sangat terpaksa minta izin ke menejer aku untuk gak masuk selama sehari itu. Besoknya langsung masuk dan langsung overtime lagi sampai jam sepuluh malam! Padahal baru masa pemulihan... Gimana badanku gak makin remuk sekarang. Rasanya dah nyaris gak kuat pergi ke kantor pagi ini, tapi harus dipaksakan. Karena kalau tidak, pekerjaan akan semakin menumpuk. Yah, mau gimana lagi. Kukuat-kuatin deh sampai nanti sore. Besok, usahakan di rumah saja untuk beristirahat. Tapi nampaknya liburanku terancam rusak. Kayaknya sih bakal disuruh lembur juga besok... Kyaaaaa~!!! Please Sir, I'm so unwell. Can you just let me take a rest???






Monday, January 25, 2010

Kenaikan Gaji


Wah...tidak terasa sudah akhir bulan Januari di tahun yang baru nih. Tapi rupa-rupanya (bagiku) nuansa tahun baru masih cukup terasa. Sejak memasuki tahun baru ini banyak hal-hal baru yang terjadi di sekitar lingkungan kerjaku. Beberapa rekan datang dan pergi. Gak bisa dibilang kejadian yang biasa-biasa saja tuh, soalnya di antara rekan yang pergi itu adalah atasan kesayangan kami semua, hiks! Dan yang paling menggembirakan tiap kali memasuki tahun yang baru adalah itu artinya gaji alias pendapatan kami naik, woohoo!!! \(^0^)/ Well, jangan dikira kenaikannya significant juga yah...cuma sekitar 10-11% saja kok. Tapi ya lumayanlah...hehe. Tapiiiiiii...kenaikan gaji juga bukan berarti segalanya. Karena biar bagaimana pun kenaikan gaji diberikan karena biaya hidup pun makin meningkat. Huhu... Kalau kayak gini nih sama saja seperti gali lubang tutup lubang. Tapi biar pun begitu, tetap disyukuri. Secara gaji aku sebagai interpreter juga lumayan sebenarnya, tinggal pintar-pintarnya aku saja mengelola. Dan itu adalah bagian yang paling sulit! Gimana caranya dengan gaji segitu, kebutuhan aku selama sebulan bisa terpenuhi dengan aman sampai tiba saatnya menerima gaji bulan berikutnya, huhu... And let me tell you, gak cuma satu dua orang yang memintaku merubah gaya hidup yang jor-joran ini. Udah banyak yang bilang, tapi kok sepertinya susaaaaahhh banget yah merubah gaya hidupku ini?!? Da ini pulalah yang pada akhirnya seringkali membawa diriku sendiri dalam kesulitan. Kadang-kadang gaji sebulan gak nutup buat biayain keperluanku selama sebulan. Bisa bahaya nih kalau kayak gini terus. Tabungan pun gak sekali dua kali bobol akibat ulahku sendiri. Maka dari itu, di tahun yang baru ini kau bertekad untuk sedikit demi sedikit (karena mustahil merubah secara drastis, bukan?) merubah gaya hidupku yang superduper boros ini menjadi gaya hidup yang sewajarnya. Biar ada cukup uang untuk ditabung demi masa depan. Aku harus bisa dan aku PASTI bisa! Mari semuanya, kita bersemangat!!! p(^-^)q

Thursday, December 24, 2009

Nice Poetry



Gugur bunga karena layu
Gugur iman karena nafsu
Gugur cinta karena cemburu

Menangis karena duka
Tertawa karena suka
Bertobat karena dosa

Mari bersihkan hati, sucikan jiwa.
Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir & batin


☆by : Adrie☆


Monday, November 30, 2009

Friend's Wedding Party







Foto ini kuambil di pesta pernikahan temanku hari sabtu tanggal 28 November lalu di rumahnya di Secang, Magelang. Tiba di sana sudah sepi...jadi ya sudah, berfoto saja. Sebenarnya masih banyk fotonya, tapi masih ada di tempat temanku, huhu... Dan aku menyempatkan meminta beberapa melati yang dikenakan temanku si pengantin dan berfoto di pelaminannya, berharap cepat ketularan juga, hihi...amin ya robbal'alamin...(^-^)


Saturday, November 21, 2009

Dan Inspirasi Itu Datang Dari Seseorang Yang Tak Disangka-sangka

Aku jarang-jarang membaca blog orang dari satu judul ke judul lainnya. Biasanya hanya membaca postingan terbaru saja. Tapi tidak seperti biasanya, aku baru saja membaca blog seseorang dan aku jadi terinspirasi dan termotivasi. Si empunya blog pasti tak mengira bahwa tulisannya akan menginspirasiku, hehe. Perlukah aku memberitahunya? (^-^)

Anyway...
Setelah membaca sebuah judul postingannya itu entah mengapa aku jadi termotivasi. Bukan ingin seperti dia, ingin menjadi dia atau menginginkan apa yang diinginkannya juga meskipun aku merasa kami mirip di beberapa hal. Aku mengaplikasikan dan sesuaikan keinginannya itu dengan keadaanku sekarang ini. Jika dia ingin lebih pintar dalam hal lain, aku pun begitu. Aku juga ingin lebih pintar berbahasa Jepang dan Inggris supaya pekerjaan semakin lancar. Jika dia ingin banyak menabung untuk bisa keliling dunia, aku ingin banyak menabung untuk masa depan. Aku ingin mewujudkan banyak impian dengan uangku sendiri, termasuk menaikhajikan orang tua (amin...).

Dan jika mau ditelaah lebih dalam lagi, sebenarnya tidak sampai di situ saja. Aku juga jadi memikirkan pola hidupku yang sekarang ini. Aku merasa selama ini aku masih kurang belajar. Dengan kemampuan berbahasa yang dimiliki sekarang, masih jauh dari kata "memadai". I'm not an expert yet! Bagaimana mungkin karirku bisa berkembang jika kemampuanku segini-gini aja?! Aku musti belajar lebih banyak dan rajin! Hanya saja masalah yang kerap kali sulit dihadapi adalah KEMALASAN. Ini dia yang suka membuat niat yang sudah ada lenyap begitu saja... Dan ini harus dilawan, harus!

Yang satu lagi, masalah finansial, menejemenku masih sangat berantakan. Selama ini aku masih banyak berfoya-foya, menghabiskan uang sangat banyak untuk hal-hal yang kurang penting. Tabungan pun sering ludes akibat pola hidup tak beraturan dan menejemen keuangan yang sangat buruk. Sering saat aku bilang, "Pingin beli anu deh..." Rekan-rekan kerjaku pasti akan langsung bilang, "Beli lah...gajimu kan banyak, masih single lagi. Belum banyak kebutuhan." Ya, aku harusnya bisa beli ini-itu yang lebih penting jika aku rajin menabung dan tidak suka foya-foya seperti sekarang. Kalau sudah seperti itu aku pun jadi malu pada diriku sendiri.

Dari hal-hal di atas itu, aku jadi berpikir ulang sekaran kalau mau ngapa-ngapain. Mulai sekarang harus lebih rajin belajar dan menabung. PASTI BISA, mari berSEMANGAT!!! Jangan lupa membaca basmallah. Bismillah... (^-^)

Friday, November 20, 2009

When Miss Interpreter Getting Bored

Seminggu belakangan aku merasa sedang berada dalam titik bosan terhadap pekerjaanku. Setiap hari menghadapi komputer untuk menerjemahkan berbagai dokumen yang duedate-nya sudah mepet. Belum lagi harus menghadapi, mendengar, dan menyampaikan omelan-omelan sang manager terhadap bawahannya sembari dipaksa mengolah kata-kata supaya tidak menyinggung sang bawahan. Belum lagi bila aku salah bicara, aku juga yang kena damprat. Ahh...sukaduka seorang penerjemah...

Akibat tingkat kebosanan yang cukup tinggi ini aku tiap hari datang ke kantor tanpa ada semangat, sepanjang hari yang dihabiskan di kantor pun serasa tak ada arti. Bosan, lelah... Rasanya selalu ingin cepat-cepat pulang sementara di rumah tidak ada yang bisa dikerjakan. Aku benar-benar sedang tidak mengerti apa yang aku mau. Kondisi seperti apa yang ingin aku jalani. Serasa kehilangan arah tanpa ada yang bisa kumintai tolong untuk menuntunku kembali.

Di saat-saat seperti ini sering kali terbersit olehku untuk pindah kerja. Tapi aku kemudian tesadar bahwa mendapatkan pekerjaan di luar sana apalagi yang sesuai dengan keahlian yang dimiliki tidaklah mudah. Lagipula setelah dipikir ulang dan dievaluasi secara mendalam, betapa kurang bersyukurnya aku pada apa yang telah kuperoleh dari Tuhan sekarang ini. Tuhan telah memberikanku rizki pekerjaan yang baik, tapi aku bukannya mensyukuri malah terus-menerus mengeluh. Padahal banyak orang di luar sana yang berjuang mati-matian untuk mendapatkan pekerjaan. Aku yang saat itu baru saja lulus kuliah langsung mendapatkan pekerjaan ini bukankah sungguh beruntung? Poin inilah yang seringkali terlupakan olehku. Dari sini aku menyadari bahwa aku harus bisa mensyukuri apapun yang telah diberikan kepadaku. Tidak boleh mengeluh lagi. Kuharap libur akhir pekanku yang panjang ini bisa menyegarkan tubuh dan pikiranku supaya Senin depan bisa mulai bekerja lagi dengan penuh semangat. Have a nice weekend, everyone. Enjoy your days! :) :) :)

Thursday, September 3, 2009

If Life Is Easy, Where Would All The Adventures Be?

Aku mendapatkan quote di atas dari sebuah situs di internet (temukan di sini).Kalimatnya sederhana tapi cukup mengena bagiku. Membuatku menyadari bahwa kita ini hidup terkadang perlu juga mengalami hal-hal yang sulit juga supaya kita bisa belajar dan bisa lebih memaknai hidup:).

Selama 23 tahun ini, aku merasa cukup banyak mengalami kesulitan dalam hidupku. Dan aku sempat merasakan betapa menderitanya (oke, istilah ini mungkin sedikit berlebihan) aku pada saat itu. Seperti kesulitan-kesulitan dalam menghadapi ujian sekolah, kesulitan-kesulitan dalam belajar di bangku kuliah, kesulitan-kesulitan dalam pekerjaan (yang ini menurutku paling sulit!), serta kesulitan-kesulitan dalam hal keuangan, hahaha...

Namun itu semua tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kesulitan-kesulitan yang dialami orang-orang seperti di bawah ini :

Look at him, could you imagine how it feels to be him? :'(

Dan para pengungsi itu...tak dapat kubayangkan betap sulitnya hidup meeka...

Mereka harus menunggu bantuan datang lebih dulu sampai akhirnya bisa makan.

Tapi tak sedikit pula dari mereka yang tetap bisa tertawa di tengah kesulitan hidupnya :)

Melihat gambar-gambar di atas aku membuatku sadar bahwa segala kesulitan dan penderitaanku tidaklah seberapa. Dan dari semua itu aku pun mendapatkan banyak hikmah. Diantaranya yaitu berawal dari tidak tahu jadi tahu, dari tidak mengerti jadi mengerti, dan dari tidak bisa jadi bisa. Aku sekarang sadar bahwa hidup itu gak ada tantangannya jika semua hal mudah saja. Kita jadi tidak bisa belajar untuk menjadi lebih baik, tidak bisa belajar untuk menjadi dewasa. Tidak lupa bersyukur dan sangat berterimakasih pada Tuhan atas segala kesulitan-kesulitan yang telah diberikan-Nya kepadaku. Terimakasih Tuhan...O:)