Wednesday, May 9, 2012

ME TIME!

Minggu, 6 May 2012. Berawal dari ajakan kakak buat nyalon, dan berangkatlah kami. Hari ini giliran muka yang harus dapat perawatan, hehe.. Mencoba satu paket perawatan baru di salah satu salon kecantikan, and yeah, beauty is pain. Indeed. Tapi kalau gak dirawat, mau jadi apa muka kita, huhu.. Tapi setelah selesai, cukup puas dengan hasilnya. Boleh diulang 2 minggu lagi nih kayaknya. :)


Selesai dari situ, aku dan kakak berpisah, menuju ke tempat tujuan masing-masing. Dan tempat tujuanku adalah...bioskop! Hehe.. Tadinya siiih, mau nyobain IMAX di Gandaria City, tapi udah kebanyang penuhnya, pending deh. Mari kita beralih ke Blitz seperti biasa. Film pilihan untuk sore itu tentu saja Marvel's The Avengers dooonk. Untung masih kebagian seat yang bagus untuk jam penayangan terdekat. Fiuh,, Dan nontonlah saya sendiri dalam format 3D. 8-))

Sejak nonton trailer-nya, udah ketahuan kalau film ini keren banget. Dan betul ajaaaaa, film ini keren bangeeeeettt!! I should watch this movie once again! :D Dengan didukung audio visual yang oke, aku suka banget film ini. A-must-see. Gak bakalan kecewa kok sama cerita dan gambar yang disuguhkan. Action hero-nya semua kereeen! And I suddenly in love with Dr. Banner aka The Hulk, woohoo!! Suka banget ngelihat perubahan emosi Dr. Banner dan perubahan wujudnya. Tapiiiii The Black Widow juga gak kalah keren. Kurasa Ms. Johansson memerankan tokoh ini dengan sempurna. Thumbs up! But actually, the one I wanted to see in this movie were Jeremy Renner, The Hawkeye. Tapi porsinya dikit banget ya di sini, huhuhu... I want mooooooore!! So let's see this movie once again. Mareee.. (^o^)


Udah puas nonton (eh belum puas dink), saatnya makaaan! Dan setelah lama kepingin nyobain ramen-nya Sanpachi yang beloman kesampaian gegara gak jadi melulu (semoga yang ngajak baca :P), akhirnya nyobain deh Ramen38 (Sanpachi) GI. Bingung pilih menu, akhirnya menjatuhkan pilihan pada Kuro Ramen...yang ternyata sedang kosong, grrr. Jadi milih Aka Ramen ini deh. Mengira ramen ini bakal pedas, tapi ternyata warna merahnya menipu! Gak pedas sama sekali, hahaha... Dan secara rasa, umm sorry to say, aku merasa yang ini kurang enak. : Harus mencoba menu lainnya dulu tapi, sebelum memberikan final judgement. :P Next time harus coba yang di Melawai ah. Anyone? Dan sebelum pulang, aku pun memanjakan diri dan melengkapi me-time ini dengan sedikit berbelanja produk kecantikan. Hahaha... Bahagiaaaaaaa!! \(^o^)/ Sampai jumpa di me-time berikutnya yaaa~

Saturday, April 21, 2012

VINTAGE CAMERA

Bereksperimen dengan aplikasi Vintage Camera for iPod. Yang di atas itu beberapa hasil filternya. So far sih paling suka ama yang kiri bawah, Rainbow. Jadi warna-warni lucuk hasil fotonya. Meskipun foto di atas diambil dengan senyum dan rambut yang aneh karena kamera kepencet sebelum saya siap.. (_ _")

21 JUMP STREET

"You know what they do to handsome guy like me in prison. It Rhymes with GRAPE. It Rhymes with grape."

Have you guys watched this movie? Go watch it, this movie is totally hilarious! Pas baca resume-nya sih mengira film ini bakal biasa-biasa aja meski rating-nya bagus. Tapi pas nonton...gak berhenti ngakak dan senyam-senyum. Really entertaining! Dan soundtrack yang dipakai seru-seru, seperti Party Rock Anthem-nya LMFAO, etc. Lebih seru lagi karena ternyata ada adiknya James Franco, Dave Franco, yang main di sini. Cakep, hehe... And hey, aku baru tahu donk kalau 21 Jump Street ini diadaptasi dari serial TV tahun 90-an awal. Errr.......lama aja ya, hahaha. Spoiler alert, tokoh Brad & Doug yang 'asli' muncul juga loh di film ini. :p Udah ah, selamat bermalam minggu yah, teman-teman. ;)

Monday, April 16, 2012

Cafe du Chocolat

This is it, our new favorite hangout place, Cafe du Chocolat at Tebet. Tempatnya menyenangkaaaaan... Luas, dengan tempat duduk yang ditata agak berjauhan dan tempatnya dibagi menjadi beberapa spot dengan model perabot yang bermacamm-macam.

Cafe ini menyediakan berbagai olahan cokelat, mulai dari minuman, makanan, desert, dsb. Dan enak-enak semuaaa...hihihi. Satu yang aku penasaran banget buat nyoba tuh Mint Chocolate-nya, tapi dua kali ke sana, selalu kosong. :(( Katanya bahan bakunya belum di-supply lagi dari Bandung. *sigh

Dan ngomong-ngomong soal tata ruangnya, cafe ini sendiri letaknya di lantai dua, di atas distro (umm apa namanya ya, aku lupa...hehe). Tapi di pintu masuk (di depan distronya) juga ada tempat duduknya sih. Kursi dan meja kayu, suka deh lihatnya. But we prefer di atas sih, indoor ajah, adem soalnya...hehehe. Nah kalau indoor-nya, diisi beberapa sofa+meja, 2 set di sisi kiri pintu masuk, 2 set di sisi kanannya. Di tengah-tengahnya ada kursi bunga-bunga yang mengelilingi meja dan ditata di atas lantai motif catur. Aku sukaaa kursi-kursi cantik itu. (^-^) Terus di sisi belakang kursi bunga, ada satu corner dengan beberapa sofa lagi. Selain itu masih ada juga ruangan kaca dengan kursi bar yang view-nya menghadap ke luar, nice... :) Dan satu spot lagi adalah di teras luar. Dengan perabot kayu kayak yang di bawah.

Baru dua kali sih ke sini, tapi aku suka bangeeet... Alternatif tempat hangout bareng teman atau pacar deh pokoknya, lumayan cozy tempatnya, hihi... Aku pasti akan terus kembali ke sini deh, semoga dalam waktu dekat, tapi Mint Choco-nya harus udah ada ya mba! Hehehe...

Saturday, March 31, 2012

送別会

Last supper with our beloved handsome Boss @ Izummi
Autoparts Division Members kinen shasin desu (^-^)

Yesterday is our CMC last day work in TTI Autoparts Division. He's moving to another division in head office, starts from April 2nd. :((


Ini looohh Boss ganteng yang sering kami sebut-sebut ituh, Aoyama san. :)) Kemarin hari terkahir beliau di divisi kami, Autoparts. Mulai April, beliau pindah ke Project Planning Division di HO Mid Plaza. Agak lebay sik, foto-foto bareng, speech, dan bikin farewell party...hehehe. Tapi, tapi , tapiii bagaimana pun bakal jarang ketemu beliau lagi..


Gak kerasa banget, baru setahun lebih sedikit sejak aku bergabung di Autoparts dan mengenal beliau sebagai superior yang baik, lembut, super polite dan uber handsome. X)) Dan sebenarnya gak terlalu sering kontak langsung sih, karena beliau sibuk dan suka jarang kelihatan di kantor. Baru beberapa minggu ini aku jadi sering kontak langsung gegara ada problem besar ama customer. Jadi beliau harus turun langsung buat bantu. Dan jadi sering dimarahi juga, ehehe... Tapi bagaimana pun, beliau sangat membantu. Dan aku jadi belajar banyak. :) Thanks for everything, Boss. I've learned lotta things from you. And many thanks for your great support, especially for uhmm you know what. X)) Let's be in touch. Until we meet again! :)

Friday, March 9, 2012

PASTA de WARAKU

Wafu Kimchi PepperonSpicy Prawn Carbonara
Salmon Mushroom Pizza
Oreo Parfait


It's pasta timeeeeeee! Setelah beberapa waktu lalu nyobain makan di Pasta de Waraku PIM, minggu lalu nyobain makan siang di Pasta de Waraku GI. Bingung yaaa mau makan yang mana, every dish looks yummy. X) Akhirnya nyobain deh tuh Wafu Kimchi Pepperon. Uhh well, I don't like kimchi, honestly. So for me it was...yeah. Dan gak pedas sama sekali meski menu ini masuk di kelompok hidangan pedas, huhu. Lanjut ama Spicy Prawn Carbonara which is sooooo delicious! Udangnya renyah, saus carbonara-nya bikin nagih. Gurih dan lembuuuuutt. :9 Lagi-lagi gak spicy seperti judulnya, tapi aku suka banget. Mau mau lagiiiii! Hehehe... Belum kenyang makan pasta, nambah mini pizza. Hahaha... Dan pilihan jatuh ke Salmon Mushroom Pizza ini. Enaaaaaaakk!! Tapi tortilla-nya super tipis gak sih? Hehe... Sayang aku udah terlanjut pesan dessert, jadi gak bisa makan pizza-nya banyak-banyak deh. And anyway I don't have any comment for my dessert, Oreo Parfait. So so lah ya, vanilla ice cream dengan potongan biskuit oreo dan saus cokelat gitu deeeh. Yang jelas ngelihatin gambar-gambar pasta ini aku jadi laparrr... Bisa gak delivery order pastanya ke Cibitung? Hahaha...

MOVIEEEEESS!!


Siapapun yang berniat nonton film ini, segera batalkan niat Anda! Seriously, rasanya aku gak pernah nonton film horor yang ngebosenin kayak gini. Kalian yang mengira akan melihat penampakan-penampakan di sepanjang film ini, siap-siaplah kecewa. Sepanjang film isinya ngobrol doank booo'! Spoiler yah, hantunya baru muncul kurang lebih di 10 menit sebelum filmnya berakhir donk. Dan emang nyeremin sik hantunya (sampai ngumpet ke si mas), tapi...bahkan ending-nya pun mengecewakan. Beberapa hal gak jelas, nanggung, ganjil. Tapi aku malas ngebahasnya...heuheu.


Best Indonesian action movie everrr! Setidaknya itu menurut pandapatku. Sinematografinya layak diacungi jempol. Apalagi aksi baku tembak dan sambit-sambitannya, keren. Darah di mana-manaaa...huehehe. Salut deh pokoknya buat Iko Uwais dan Yayan Ruhian sang fight choreographers. Meski demikian, rasanya kalau ngomongin film ini gak perlu ngebahas story-nya ya. Cerita tentang sekelompok anggota SWAT yang melakukan penyerbuan ke markas mafia narkoba lalu akhirnya malah terjebak di sana, kurasa gak istimewa. Fight-nya sik yang menonjol. Meski tak bisa dipungkiri, beberapa scene bikin emosi saya sempat up-down, hehe... Senang bisa menikmati film bagus karya anak bangsa. Salah satu film terbaik yang saya tonton sepanjang tahun 2012 ini deh. Dan aku udah gak sabar menantikan sequel-nya! :) Satu prestasi tersendiri berhasil nonton film ini sendirian, SENDIRIAN. Catet. Dan kebayang donk gimana rasanya...huhuhu. Meski di kanan-kiri saya ada penonton lain, teteup aja yaaa. Dan yah, dari awal film ini udah bikin bulu kuduk berdiri. Gimana engga kalau belum apa-apa kita udah disuguhi adegan tiga anak perempuan berwajah boneka yang tiba-tiba loncat dari atap setelah melihat bayangan si "wanita berpakaian serba hitam". Oops, spoiler. Intinya sih...setiap orang yang melihat si 'wanita' ini, maka akan ada kejadian sadis yang menimpa anak-anak kecil di sekitar si pelihat itu. Seram yaaah, dan itulah yang menimpa si Daniel Radcliffe ini. Sebelum saya ber-spoiler lebih jauh, buat pecinta film horror, nonton deh. Not bad, lumayan bisa bikin jejeritan. Dan buat yang penakut, kalau mau nonton bawa pacar/temannya ya, hehehe...


It's Thai movie agaiiiiin~ Nonton film ini berkat tiket gratisan dari teman nih, hehe... Ceritanya lucuuuuu! Romantis tapi juga bikin ngakak abis deh. Apalagi kalau ngeliatin pemerannya yang cakep-cakep, hehe...kalau kata temanku, "ceweknya lucuk". She is! But hey, is it just me or the casts more looks like Korean?!? But anyway, buat yang punya hubungan beda usia (ceweknya lebih tua dari cowoknya) dan gak ngerasa pede, coba deh nonton film ini, biar ada sedikit pencerahan. Nice movie! So, what's next? :) Next, Hugo (in 3D)...woohoo! Butuh perjuangan loooh cuma buat nonton film ini. Hehe... Pas kepingin nonton, pas si Roy ngajakin nonton rame-rame. Dan lagi-lagi aku nonton tanpa baca review-nya. Setengah sengaja sih, karena lebih kepingin mencerna ceritanya pas nonton. Never thought that it's a sad movie. Kenapa yaaah, film tentang ayah tuh selalu bikin nangiiiiiss! Tapi inti dari film yang menggambarkan penghargaan terhadap film dan maker-nya ini bagus banget. PLUS, setting-nya di Paris (kyaaaaa~), di stasiun. Which is stasiunnya bagus bangeeet yah di sana. Mungkin ini disebabkan juga oleh cinematografi yang indah. Yang istimewa dari film ini selain dua hal tadi ya tentunya kemunculan Jude Law yang ganteng seperti biasanya, hihi. Dan juga si Chloe Grace Moretz, yang kuingat sebagai vampir cilik di film Let Me In. Dan entah karena nonton versi 3D atau apa, nonton film ini kok berasa nonton animasi ya?!?
Setelah lama gak ke bioskop, aku kembaliiiii untuk menonton film lagih. Dan film yang beruntung itu adalah The Artist. Yeap, film pemborong piala Oscar 2012 itu. Awalnya agak pesimis bakal ngerti ama ceritanya hahaha... Secara film bisu gitu yah. Pertama bisu kedua yang pernah kutonton selama hidupku selain filmnya Charlie Chaplin. :D Tapi ternyata filmnya sangat mudah dicerna dan dimengerti. Suka ide dan jalan ceritanya tentang prinsip dan idealisme, serta setting-nya yang gak klasik, setting tahun 1920-an. Adorable!! Dan semua properti ama kostum yang dipakai di sini, perfect. Khas tahun 20-an banget. Termasuk wajah si Jean Dujardin yang asli jadul abiiiiiiiss. It's amazing how Gavin Wiesen can make a perfect visualization of 20's and how the actors deliver the story without talking. Good movie indeed. :)