Monday, January 25, 2010

Kenaikan Gaji


Wah...tidak terasa sudah akhir bulan Januari di tahun yang baru nih. Tapi rupa-rupanya (bagiku) nuansa tahun baru masih cukup terasa. Sejak memasuki tahun baru ini banyak hal-hal baru yang terjadi di sekitar lingkungan kerjaku. Beberapa rekan datang dan pergi. Gak bisa dibilang kejadian yang biasa-biasa saja tuh, soalnya di antara rekan yang pergi itu adalah atasan kesayangan kami semua, hiks! Dan yang paling menggembirakan tiap kali memasuki tahun yang baru adalah itu artinya gaji alias pendapatan kami naik, woohoo!!! \(^0^)/ Well, jangan dikira kenaikannya significant juga yah...cuma sekitar 10-11% saja kok. Tapi ya lumayanlah...hehe. Tapiiiiiii...kenaikan gaji juga bukan berarti segalanya. Karena biar bagaimana pun kenaikan gaji diberikan karena biaya hidup pun makin meningkat. Huhu... Kalau kayak gini nih sama saja seperti gali lubang tutup lubang. Tapi biar pun begitu, tetap disyukuri. Secara gaji aku sebagai interpreter juga lumayan sebenarnya, tinggal pintar-pintarnya aku saja mengelola. Dan itu adalah bagian yang paling sulit! Gimana caranya dengan gaji segitu, kebutuhan aku selama sebulan bisa terpenuhi dengan aman sampai tiba saatnya menerima gaji bulan berikutnya, huhu... And let me tell you, gak cuma satu dua orang yang memintaku merubah gaya hidup yang jor-joran ini. Udah banyak yang bilang, tapi kok sepertinya susaaaaahhh banget yah merubah gaya hidupku ini?!? Da ini pulalah yang pada akhirnya seringkali membawa diriku sendiri dalam kesulitan. Kadang-kadang gaji sebulan gak nutup buat biayain keperluanku selama sebulan. Bisa bahaya nih kalau kayak gini terus. Tabungan pun gak sekali dua kali bobol akibat ulahku sendiri. Maka dari itu, di tahun yang baru ini kau bertekad untuk sedikit demi sedikit (karena mustahil merubah secara drastis, bukan?) merubah gaya hidupku yang superduper boros ini menjadi gaya hidup yang sewajarnya. Biar ada cukup uang untuk ditabung demi masa depan. Aku harus bisa dan aku PASTI bisa! Mari semuanya, kita bersemangat!!! p(^-^)q

青空




Akhir-akhir ini lagi suka banget ngeliatin plus memotret langit senja, terutama pas habis hujan. (Dan ini postingan kedua yang memuat foto aozora...hehe.) Warna birunya yang bercampur awan kelabu cantik banget... Yang belum kesampaian adalah memotret langit biru saat siang hari dan langit senja yang bercampur semburat sinar matahari terbenam, pasti cantik banget. Habisnya lagi sering berawan sih, jadi susah dapatnya. Yang di atas itu adalah langit tercerah yang bisa kupotret selama beberapa hari ini. Sementara waktu nikmati dulu langit biru saat senja. きれい、でしょう?!?夕闇の青空がきれいで大好きわよ~!!!♥

Thursday, January 21, 2010

Daisuki Da Yo


Tempo hari pas lagi browsing single-single baru di situs unduhan favoritku, aku menemukan mini album ini. Judul mini albumnya DAISUKI DAYO dari Kawasima Ai. Di dalamnya terdapat tiga lagu (saja), namanya juga mini album, dan semua lagunya manis-manis! Suka deh sama album ini. Meskipun baru pertama kali juga dengerin lagu-lagunya Kawashima Ai, aku langsung suka sama karakter vokalnya dan juga lagu-lagunya. Dan di antara beberapa gambar cover albumnya, aku paling suka sama yang satu ini. It is so sweet...!


Semarang Dusk View

Pemandangan langit senja yang indah ini kuambil tepat setelah hujan reda dari atas jembatan penyeberangan. Warna biru langitnya indah yah!

Suka deh ngeliatin warna-warni lampu kendaraan dari atas seperti ini.

Sunday, January 10, 2010

Curhat Jomblowati

They say as long as you have your friends and family, it doesn't matter wheather you don't have a boyfriend. No man no cry. But for me, it ain't like that! Tetap saja, gak punya pacar membuatku sedih. Karena menurutku tiap orang dengan predikatnya mempunyai peran sendiri-sendiri di dalam kehidupanku. Mama, papa, kakak, saudara, teman, sahabat. Mereka punya tempat dan peran sendiri-sendiri di hati serta kehidupanku. Dan aku tahu persis bahwa masih ada satu ruang kosong di sana. Ruang yang semestinya diisi oleh seorang kekasih yang mencintai dan menyayangi aku... Aku tahu...aku tahu, aku masih punya keluarga dan teman-teman yang mencintai dan menyayangi aku. Tapi sebesar apapun cinta serta kasih sayang yang mereka berikan gak akan pernah bisa mewakili kerinduanku akan cinta dan kasih sayang dari seorang kekasih... Dan baru kusadari sekarang, ternyata mencari atau menemukan seseorang yang sempurna itu sulit luar biasa. Sempurna bukan semata-mata soal fisik, tapi lebih ke kelebihan yang dimiliki seseorang yang mampu melengkapi kekuranganku sehingga menjadikan hubungan kami menjadi sempurna. Entah berapa lama panjang waktu yang harus kulalui sampai akhirnya aku dipertemukan dengan pasangan hidupku. Hope it won't take too long. Getting tired of waiting...

Tuesday, January 5, 2010

Banyu Biru, Ambarawa

Menyambung cerita sebelumnya, kali ini aku ingin sedikit bercerita tentang liburan singkat kami di Ambarawa. Tepatnya di desa Banyu Biru. Berhubung kami baru pertama kali ke sana, pas nyampe di Ambarawa kami dijemput oleh calon adik iparnya temanku itu. Sementara menunggu jemputan, kami menyempatkan diri membeli tiket masuk ke Palagan Ambarawa untuk berfoto, fufu... Ini beberapa foto yang kami ambil di dalam Palagan Ambarawa dan foto-foto selama perjalanan menuju tempat tujuan di Desa Banyu Biru...

Monumen Palagan Ambarawa
Kereta antik peninggalan jaman penjajahan Belanda
Gunung entah apa itu namanya, tapi sangat indah!
Gunung ini beda lagi sama yang tadi dan aku tetap tidak tau itu gunung apa, huhu...
Salah satu sudut rumah penduduk

Meskipun jauh, kota Salatiga terlihat cukup jelas dari sini! Keren...

Gara-gara Kunci


Di hari pertama tahun 2010 ini aku diminta temanku menemaninya ke Ambarawa untuk menengok calon mertuanya. Tapi sebelum itu kami harus ke Ungaran dulu untuk mengurus gerobak jus punya temanku itu yang akan dipindah ke Banyumanik. Jadi setelah beres menaikkannya ke mobil box, kami mengangkutnya ke Banyumanik. Dari Ungaran turun lagi deh ke Semarang. Di tempat berjualan jus yang baru di Banyumanik itu, aku masih harus menunggui temanku menurunkan dan memasang gerobaknya kembali. Pas udah beres dan mau melanjutkan perjalanan ke Ambarawa, tiba-tiba didapati bahwa kunci motor temanku itu hilang! Celaka. Akhirnya satu jam berikutnya dihabiskan untuk mencari tukang duplikat kunci terdekat. Dua puluh menit lagi menunggu dan akhirnya kunci duplikat pun jadi. Alhadulillah... Sekarang mari melanjutkan perjalanan. Semoga gak disuruh menginap sama calon mertuanya temanku itu ya. Gak bawa ganti dan perlengkapan apa-apa nih soalnya.